Tentara Israel Tewas dan Terluka dalam Bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon Selatan

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:16 WIB
loading...
Tentara Israel Tewas...
Yisrael Katz (ke-4 dari kiri) menyetujui rencana serangan udara baru yang menargetkan lokasi tambahan di Iran dan Lebanon, pada 25 Maret 2026 di Israel. Foto/Ariel Hermoni/IMoD/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Sumber-sumber Israel melaporkan sejumlah tentara tewas dan terluka selama pertempuran semalam antara Senin dan Selasa (31/3/2026) dengan Hizbullah di Lebanon selatan. Pertempuran sengit terjadi seiring meningkatnya ketegangan di sepanjang perbatasan.

Perkembangan ini terjadi di tengah eskalasi militer yang berkembang pesat di sepanjang perbatasan, dengan ketidakpastian mengenai skala sebenarnya dari kerugian dan apa yang tampaknya merupakan upaya Israel menutupi informasi secara sengaja.

Sensor militer Israel menolak merilis detail dan telah melarang media domestik melaporkan bentrokan di Lebanon selatan.

Menurut laporan yang beredar di platform berita berbahasa Ibrani, pertempuran tersebut melibatkan dua insiden terpisah — satu menggunakan drone dan yang lainnya melibatkan alat peledak.

Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan tentara mengalami cedera yang sangat kritis, sementara evakuasi udara intensif dilakukan ke rumah sakit di dalam Israel, dengan melibatkan sejumlah besar helikopter.

Pada saat yang sama, Hizbullah mengatakan telah melakukan beberapa operasi. Ini termasuk meledakkan alat peledak yang menargetkan pasukan Israel di antara kota Aitaroun dan Ainatā, menyebabkan kematian dan cedera.

Kelompok itu juga mengatakan telah menargetkan kerumunan tentara Israel di dekat Naqoura dengan drone, dan menyerang pasukan lain di dalam satu rumah di Ainatā dengan rudal berpemandu, dan mengklaim telah mengenai sasaran secara langsung.

Baca juga: Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved