Sudah 3 Tentara Indonesia Gugur di Lebanon dalam 24 Jam, Salah Satunya akibat Serangan Israel

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:01 WIB
loading...
Sudah 3 Tentara Indonesia...
Sudah tiga tentara UNIFIL asal Indonesia gugur di Lebanon selatan dalam 24 jam, salah satunya akibat serangan artileri Israel. Foto/UN Peacekeeping
A A A
BEIRUT - United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) mengatakan tiga tentara penjaga perdamaiannya, semuanya berasal dari Indonesia, meninggal dalam insiden terpisah di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir. Salah satunya meninggal akibat serangan artileri militer Israel.

Kondisi keamanan UNIFIL semakin mengkhawatirkan di tengah perang yang hampir sebulan lamanya antara militer Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon.

Baca Juga: Tentara Indonesia Gugur Diserang Israel, Pemerintah RI Berduka

PBB mengatakan pada hari Senin bahwa sebuah ledakan yang tidak diketahui asalnya menghancurkan sebuah kendaraan di dekat kotamadya Bani Haiyyan, menewaskan dua pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia. Dua pasukan penjaga perdamaian lainnya terluka, satu di antaranya luka parah.

Ini terjadi hanya beberapa jam setelah seorang pasukan penjaga perdamaian lainnya, juga asal Indonesia, meninggal setelah pangkalan UNIFIL terkena proyektil di dekat desa Adchit al-Qusayr, Lebanon selatan. Media Lebanon melaporkan ledekan itu bersumber dari artileri yang ditembakkan militer Israel.

UNIFIL mengatakan telah meluncurkan penyelidikan atas kedua insiden tersebut tetapi tidak mengatakan siapa yang bertanggung jawab atas kematian tiga tentara Indonesia tersebut.

Para pejabat PBB mengonfirmasi ketiga pasukan penjaga perdamaian tersebut memang berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pasukan penjaga perdamaian PBB menyerukan kepada Hizbullah dan Israel untuk menjunjung tinggi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan untuk memastikan keselamatan dan keamanan personel PBB.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved