Anggap Tuntutan Trump Tak Masuk Akal, Iran Bantah Negosiasi Langsung dengan AS

Senin, 30 Maret 2026 - 17:20 WIB
loading...
Anggap Tuntutan Trump...
Anggap tuntutan Trump tak masuk akal, Iran bantah negosiasi langsung dengan AS. Foto/X
A A A
TEHERAN - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran , Esmaeil Baqaei, mengatakan Teheran "belum melakukan negosiasi langsung dengan AS sejauh ini."

"Yang telah dibahas adalah pesan yang kami terima melalui perantara yang menyatakan bahwa AS ingin bernegosiasi," kata Baqaei dalam komentar yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Tasnim.

"Saya bertanya-tanya berapa banyak orang di Amerika yang menganggap serius klaim diplomasi Amerika! Tugas kami jelas, tidak seperti pihak lain, yang terus mengubah posisinya," tambahnya.

"Iran telah jelas tentang posisinya sejak awal, dan kami tahu betul kerangka kerja apa yang sedang kami pertimbangkan. Materi yang disampaikan kepada kami adalah permintaan yang berlebihan dan tidak masuk akal," tambahnya, dilansir Al Jazeera.

"Pertemuan yang diadakan Pakistan adalah kerangka kerja yang mereka buat sendiri dan kami tidak berpartisipasi di dalamnya. Baik bagi negara-negara di kawasan ini untuk prihatin tentang mengakhiri perang, tetapi mereka harus berhati-hati tentang pihak mana yang memulai perang," katanya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa perang AS-Israel melawan Iran telah mencapai perubahan rezim dan kesepakatan dapat dicapai "segera" dengan Teheran.

Iran melancarkan serangan terhadap Kuwait dan Arab Saudi, setelah fasilitas listrik Iran diserang Israel, memutus aliran listrik ke sebagian Teheran dan daerah sekitarnya.

Trump, mengutip jumlah pemimpin Iran yang telah tewas dalam perang AS-Israel selama sebulan melawan Iran, mengatakan perubahan rezim telah tercapai dan kepemimpinan baru "jauh lebih masuk akal".

"Kita telah mengalami perubahan rezim," katanya kepada wartawan di atas Air Force One. “Kita berurusan dengan orang-orang yang berbeda dari siapa pun yang pernah berurusan sebelumnya. Ini adalah kelompok orang yang sama sekali berbeda. Jadi saya akan menganggap itu sebagai perubahan rezim.”

Ditanya apakah ada kemungkinan kesepakatan dengan Iran minggu depan, Trump berkata: “Saya melihat ada kesepakatan di Iran. Bisa jadi segera.”



Di Pakistan, pemerintah berupaya memanfaatkan hubungannya dengan Teheran dan negara-negara Teluk, serta hubungan yang berkembang dengan Trump, untuk menengahi pembicaraan perdamaian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Perjuangan Iran di Piala...
Perjuangan Iran di Piala Dunia 2026 Sentuh Hati Infantino
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved