Iran Klaim Lebih dari 500 Tentara AS di Dubai Jadi Sasaran Misil dan Drone
Senin, 30 Maret 2026 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Puluhan tentara AS telah tewas setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menargetkan enam kapal taktis Amerika di perairan Teluk Persia.
Dalam pengumuman terpisah, juru bicara melaporkan bahwa pada Sabtu pagi, sebuah kapal pendukung milik militer AS menjadi sasaran angkatan bersenjata Iran di jarak yang cukup jauh dari Pelabuhan Salalah, Oman.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa Iran menghormati kedaulatan nasional Oman, yang digambarkan sebagai negara saudara dan sahabat.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi skala besar dan tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan para komandan militer berpangkat tinggi, meskipun ada negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington mengenai program nuklir damai Iran.
Dalam kerangka tanggapan sah mereka, angkatan bersenjata Iran segera memulai operasi rudal dan drone yang kuat terhadap kepentingan AS di seluruh Asia Barat dan posisi Israel di wilayah pendudukan.
Dalam pengumuman terpisah, juru bicara melaporkan bahwa pada Sabtu pagi, sebuah kapal pendukung milik militer AS menjadi sasaran angkatan bersenjata Iran di jarak yang cukup jauh dari Pelabuhan Salalah, Oman.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa Iran menghormati kedaulatan nasional Oman, yang digambarkan sebagai negara saudara dan sahabat.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi skala besar dan tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, dan para komandan militer berpangkat tinggi, meskipun ada negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington mengenai program nuklir damai Iran.
Dalam kerangka tanggapan sah mereka, angkatan bersenjata Iran segera memulai operasi rudal dan drone yang kuat terhadap kepentingan AS di seluruh Asia Barat dan posisi Israel di wilayah pendudukan.
(ahm)
Lihat Juga :