AS Akan Invasi Darat dan Israel Terus Mengebom, Iran Siapkan Skenario Kejutan

Senin, 30 Maret 2026 - 14:46 WIB
loading...
A A A
Rudal lain menghantam lahan terbuka dekat rumah-rumah di Beersheba, melukai 11 orang.

Media Israel melaporkan bahwa pecahan rudal jatuh di kota pelabuhan Haifa di utara setelah rudal yang diluncurkan oleh Iran dan Hizbullah dicegat.

Saat perang berkecamuk, para menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, berupaya meredakan konflik, yang juga telah melibatkan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Di seberang Teluk, Uni Emirat Arab mengatakan telah Iran berhasil mencegat 16 rudal balistik dan 42 drone yang diluncurkan dari sana, sementara Arab Saudi melaporkan telah menembak jatuh 10 drone. Sirene berbunyi di Kuwait dan Bahrain.

Tentara Iran mengatakan telah menargetkan pasukan AS yang berbasis di Yordania, meluncurkan drone ke tempat tinggal dan lokasi peralatan militer di pangkalan udara Muwaffaq Salti di Azraq, lapor kantor berita ISNA.

Sementara itu, bersiap menghadapi serangan di tengah peningkatan kekuatan militer AS, seorang komandan angkatan laut Iran, yang dikutip oleh media pemerintah, mengatakan Iran memiliki kendali penuh atas perairan di dekat Selat Hormuz, titik penting bagi seperlima minyak dunia.

Ia mengatakan Iran sedang menunggu pasukan AS mendekat, memperingatkan bahwa mereka dapat menjadi sasaran sistem rudal pantai.

Saat harga minyak melonjak dan ekonomi dunia merosot, kedatangan Houthi Yaman ke dalam konflik, dengan serangan hari Sabtu terhadap Israel, semakin memperumit masalah, meningkatkan kekhawatiran bahwa kelompok Yaman tersebut dapat memblokir Selat Bab al-Mandeb.

Serangan Houthi terhadap kapal-kapal pengiriman di Laut Merah selama perang genosida Israel di Gaza mengganggu lalu lintas komersial senilai sekitar 1 triliun dolar AS per tahun.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Arab Saudi Terbitkan...
Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Rekomendasi
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Apa Itu Khodam? Begini...
Apa Itu Khodam? Begini Penjelasan Khodam dalam Islam, Benarkah Ada Pendamping Gaib?
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved