Inggris Tak Terima Kapal Induknya Dihina Trump dengan Sebutan Mainan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:27 WIB
loading...
Inggris Tak Terima Kapal...
Inggris tak terima kapal induknya dihina Presiden AS Donald Trump dengan sebutan mainan lantaran London tak dukung Washington dalam perang melawan Iran. Foto/Royal Navy
A A A
LONDON - Pemerintah Inggris tidak terima dengan komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghina kapal induk kerajaan. Pemimpin Amerika itu menyebut kapal induk Inggris sebagai "mainan" setelah kecewa karena London tidak mendukung perang Washington melawan Teheran.

Alistair Scott Carns, Menteri Veteran yang juga mantan perwira Marinir Kerajaan Inggris, embela dua kapal induk Inggris senilai £6 miliar; HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales, yang merupakan kapal perang terbesar yang pernah dibangun untuk Angkatan Laut Kerajaan.

Baca Juga: Trump Ledek Kapal Induk Inggris seperti Mainan, Kesal karena Tak Dukung AS Melawan Iran

Berbicara kepada Times Radio, Jumat (27/3/2026) Carns awalnya mengatakan: “Saya akan menyerahkan kepada Presiden Trump untuk mengatakan apa yang perlu dia katakan.”

Namun kemudian dia berbicara tentang betapa efektifnya kapal induk Inggris. “Izinkan saya memberi tahu Anda dari perspektif saya, saya adalah kepala staf gugus tugas kapal induk dan ditempatkan di kapal induk tersebut," ujarnya.

“Mereka memiliki kemampuan yang luar biasa, dan saya sangat bangga akan hal itu. Saya juga sangat bangga dengan Inggris Raya. Saya pikir itu hebat. Kita memiliki tempat yang fantastis di dunia. paparnya.

Trump, pada hari Kamis, mengeklaim bahwa Amerika Serikat tidak membutuhkan bantuan Inggris dalam perangnya melawan Iran—meskipun dia terus menyerang keengganan PM Inggris Keir Starmer untuk bergabung dalam serangan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Cawe-cawe Trump Disebut...
Cawe-cawe Trump Disebut Biang Kerok Kegagalan Timnas AS di Piala Dunia 2026
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Gelombang Panas Dahsyat!...
Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan
Rekomendasi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved