Inggris Tak Terima Kapal Induknya Dihina Trump dengan Sebutan Mainan
Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:27 WIB
loading...
A
A
A
Trump sangat marah sejak PM Starmer menolak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer Inggris di Diego Garcia untuk "pre-emptive strike" terhadap Iran.
Dia mengatakan kepada wartawan: “Inggris mengatakan bahwa mereka akan mengirimkan kapal induk mereka—yang sebenarnya bukan kapal induk terbaik. Itu hanya mainan dibandingkan dengan apa yang kita miliki."
“Kita akan mengirimkan kapal induk kita setelah perang berakhir. Saya berkata, ‘Oh, itu bagus sekali, terima kasih banyak’. Jangan repot-repot, kita tidak membutuhkannya. Dan kita tidak membutuhkannya," lanjut Trump.
Lebih lanjut, Carns secara tersirat mengkritik perang Trump terhadap Iran—yang oleh PM Starmer disebut tidak terencana dan melanggar hukum—tanpa secara langsung menyebutkan konflik tersebut.
Dia mengatakan tahun-tahunnya di militer telah mengajarkannya: “Pertama, Anda harus memiliki mandat hukum sebelum Anda menempatkan orang dalam bahaya."
“Yang kedua, Anda harus memiliki rencana. Dan yang ketiga, Anda harus berpikir sampai akhir. Jika Anda tidak memiliki ketiga hal itu, kita seharusnya tidak membahayakan nyawa orang lain. Kita pernah melakukannya di masa lalu dan itu sangat merugikan kita," paparnya.
Dia mengatakan kepada wartawan: “Inggris mengatakan bahwa mereka akan mengirimkan kapal induk mereka—yang sebenarnya bukan kapal induk terbaik. Itu hanya mainan dibandingkan dengan apa yang kita miliki."
“Kita akan mengirimkan kapal induk kita setelah perang berakhir. Saya berkata, ‘Oh, itu bagus sekali, terima kasih banyak’. Jangan repot-repot, kita tidak membutuhkannya. Dan kita tidak membutuhkannya," lanjut Trump.
Lebih lanjut, Carns secara tersirat mengkritik perang Trump terhadap Iran—yang oleh PM Starmer disebut tidak terencana dan melanggar hukum—tanpa secara langsung menyebutkan konflik tersebut.
Dia mengatakan tahun-tahunnya di militer telah mengajarkannya: “Pertama, Anda harus memiliki mandat hukum sebelum Anda menempatkan orang dalam bahaya."
“Yang kedua, Anda harus memiliki rencana. Dan yang ketiga, Anda harus berpikir sampai akhir. Jika Anda tidak memiliki ketiga hal itu, kita seharusnya tidak membahayakan nyawa orang lain. Kita pernah melakukannya di masa lalu dan itu sangat merugikan kita," paparnya.
Lihat Juga :