Pejabat IRGC: Anak 12 Tahun Bisa Ikut Dukung Perang Iran Melawan AS-Israel

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:37 WIB
loading...
Pejabat IRGC: Anak 12...
Pejabat IRGC sebut anak-anak 12 tahun bisa ikut mendukung peran Iran melawan AS dan Israel. Foto/Iran International
A A A
TEHERAN - Seorang pejabat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan anak-anak berusia 12 tahun kini dapat mengambil bagian dalam peran pendukung terkait perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Mereka tidak ikut berperang, melainkan membantu kegiatan pendukung seperti patroli, menjaga pos pemeriksaan, dan mengurus logistik. Rahim Nadali, pejabat bidang budaya IRGC, menyampaikan inisiatif tersebut—yang disebut sebagai "For Iran"—kepada media pemerintah; IRIB.

Baca Juga: Trump Klaim Iran Ingin Menjadikannya Pemimpin Tertinggi Penerus Ayatollah Khamenei

“Mengingat usia mereka yang mendaftar telah menurun dan mereka meminta untuk berpartisipasi, kami menurunkan usia minimum menjadi 12 tahun,” kata Nadali, seperti dikutip dari Republic World, Jumat (27/3/2026).

Dia menambahkan bahwa anak-anak berusia 12 tahun dan mereka yang berusia di atasnya sekarang dapat berpartisipasi jika mereka mau.

Pengumuman tersebut telah memicu kekhawatiran luas tentang keterlibatan anak-anak dalam kegiatan militer. Jurnalis Iran yang tinggal di AS, Masih Alinejad, menyebut perkembangan ini “sangat mengkhawatirkan”.

“Mari kita perjelas: Merekrut anak-anak ke dalam aktivitas militer adalah pelanggaran hukum internasional dan komunitas internasional tidak boleh tinggal diam. Anak-anak berusia 12 tahun, ditarik ke dalam patroli, pos pemeriksaan, dan logistik militer,” katanya, menyuarakan kekhawatiran atas keterlibatan anak-anak dalam aktivitas perang.

Dia menambahkan, “Ini adalah rezim yang sama yang memberi ceramah kepada dunia tentang moralitas. Tetapi ketika menyangkut kelangsungan hidup? Mereka rela mengirim anak-anak ke dalam bahaya.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Reza Indragiri Beri...
Reza Indragiri Beri 2 Jempol untuk Kortas Tipidkor Usut 3 Perkara Dugaan Korupsi
FIFA Larang Wasit Inggris...
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Argentina, Kenapa?
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved