Iran Sekarang Ancam Blokir Selat Bab al-Mandeb, Ekonomi Dunia Bisa Makin Terguncang
Kamis, 26 Maret 2026 - 15:12 WIB
loading...
A
A
A
Ancaman Iran muncul ketika AS bersiap untuk mengirim 3.000 pasukan darat dari Divisi Infanteri ke-82 Angkatan Darat ke Timur Tengah, seperti yang pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal.
Pasukan tersebut akan bergabung dengan sekitar 2.500 personel Korps Marinir yang ditempatkan di tiga kapal perang ke wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat pasukan di dekat Iran dan membuka kembali koridor Selat Hormuz yang sangat penting.
Meskipun Presiden Donald Trump belum mengesampingkan kemungkinan menempatkan pasukan AS di wilayah tersebut—baik di Iran maupun di Pulau Kharg yang strategis—dia mengatakan bahwa dia tidak memiliki rencana segera untuk melakukannya.
Pulau Kharg, yang terletak sekitar 16 mil dari pantai Iran, berukuran sepertiga dari Manhattan dan mengendalikan 90% ekspor minyak mentah Iran.
Menguasai pulau itu akan mengancam sumber pendapatan utama Iran, mengingat Teheran sudah menderita inflasi yang melonjak dan nilai mata uang rialnya yang terus menurun sebelum perang dimulai.
Pasukan tersebut akan bergabung dengan sekitar 2.500 personel Korps Marinir yang ditempatkan di tiga kapal perang ke wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat pasukan di dekat Iran dan membuka kembali koridor Selat Hormuz yang sangat penting.
Meskipun Presiden Donald Trump belum mengesampingkan kemungkinan menempatkan pasukan AS di wilayah tersebut—baik di Iran maupun di Pulau Kharg yang strategis—dia mengatakan bahwa dia tidak memiliki rencana segera untuk melakukannya.
Pulau Kharg, yang terletak sekitar 16 mil dari pantai Iran, berukuran sepertiga dari Manhattan dan mengendalikan 90% ekspor minyak mentah Iran.
Menguasai pulau itu akan mengancam sumber pendapatan utama Iran, mengingat Teheran sudah menderita inflasi yang melonjak dan nilai mata uang rialnya yang terus menurun sebelum perang dimulai.
(mas)
Lihat Juga :