4 Skenario Bila Pasukan Darat AS Serbu Iran: Bisa Duduki Situs Nuklir, Juga Bisa Dibantai IRGC
Kamis, 26 Maret 2026 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Misi ini tetap terbatas pada pembersihan ranjau, tanpa dorongan yang lebih luas ke pedalaman. Opsi ini akan dipicu jika Iran menolak gencatan senjata dan melanjutkan serangan, memaksa intervensi yang sempit namun mendesak. Risikonya melibatkan pasukan AS yang menghadapi serangan rudal sementara pasar global bersiap menghadapi lonjakan harga minyak yang tajam.
Operasi ini hanya akan dilakukan setelah perundingan yang dimediasi Pakistan sepenuhnya gagal, sehingga Washington harus bertindak. Namun, seperti dikutip NDTV, Kamis (26/3/2026), begitu berada di lapangan, pasukan AS dapat dengan cepat menjadi sasaran pembantaian pasukan IRGC dan proksinya, serta jadi target serangan asimetris lainnya.
Apa yang dimulai sebagai misi perimeter dapat meluas menjadi pertempuran langsung melawan pasukan garis keras. Jalur ini akan diaktifkan jika AS menolak tuntutan balasan Iran. Pasukan AS berisiko terseret ke dalam "rawa perkotaan", memicu reaksi balik regional dengan dampak yang tidak dapat diprediksi.
2. Perebutan dan Pendudukan Situs Nuklir
Skenario kedua yang mungkin terjadi adalah pasukan khusus AS bergerak untuk menduduki situs-situs nuklir di Natanz, Fordow, dan Arak. Tujuan mereka adalah untuk membongkar kaskade pengayaan di lokasi-lokasi tersebut dan mencegah eskalasi nuklir.Operasi ini hanya akan dilakukan setelah perundingan yang dimediasi Pakistan sepenuhnya gagal, sehingga Washington harus bertindak. Namun, seperti dikutip NDTV, Kamis (26/3/2026), begitu berada di lapangan, pasukan AS dapat dengan cepat menjadi sasaran pembantaian pasukan IRGC dan proksinya, serta jadi target serangan asimetris lainnya.
3. Misi Dukungan Perubahan Rezim
Skenario ketiga membayangkan pasukan AS bergerak untuk mengamankan pinggiran Teheran, menciptakan ruang bagi kelompok oposisi untuk beroperasi.Apa yang dimulai sebagai misi perimeter dapat meluas menjadi pertempuran langsung melawan pasukan garis keras. Jalur ini akan diaktifkan jika AS menolak tuntutan balasan Iran. Pasukan AS berisiko terseret ke dalam "rawa perkotaan", memicu reaksi balik regional dengan dampak yang tidak dapat diprediksi.
Lihat Juga :