Kim Jong-un Peringatkan Senjata Nuklir Korea Utara Bisa Mengancam AS

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
Kim Jong-un Peringatkan...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Pyongyang, 23 Maret 2026. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengatakan negaranya dapat menimbulkan ancaman nuklir yang kredibel bagi Amerika Serikat (AS), alih-alih menjadi target upaya Amerika untuk memproyeksikan kekuatan. Berbicara dalam pidato kebijakan kepada para anggota parlemen yang baru terpilih pada hari Senin, Kim menekankan peran senjata nuklir dalam memastikan keamanan nasional.

Ia menuduh Washington melakukan "teror dan agresi negara" secara global, dengan alasan tindakan tersebut membenarkan kekhawatiran Pyongyang tentang kehadiran militer AS di kawasan itu, termasuk penempatan yang melibatkan aset berkemampuan nuklir.

Menurut Kim, persenjataan nuklir Korea Utara memberikan perlindungan yang kuat terhadap potensi serangan.

"Negara kita bukan lagi negara yang terancam," katanya. "Kita memiliki kekuatan untuk menimbulkan ancaman jika perlu."

Korea Utara menarik diri dari Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir pada tahun 2003 untuk mengejar program senjatanya.

Sejak itu, negara tersebut telah mengembangkan hulu ledak nuklir dan rudal balistik yang diyakini mampu mencapai daratan AS, di antara target potensial lainnya.

Meskipun ada sanksi internasional dan usulan yang menawarkan insentif ekonomi untuk denuklirisasi – yang sering disebut sebagai ‘model Libya’ – Pyongyang terus melanjutkan upayanya.

Kim berpendapat program nuklir telah memberikan manfaat di luar pertahanan, mengklaim program tersebut telah mendukung kemajuan ilmiah dan pembangunan ekonomi.

Ia mengatakan “kekuatan musuh yang mengklaim tidak akan ada kemakmuran tanpa perlucutan senjata nuklir” telah terbukti salah.

Ia menegaskan kembali bahwa Korea Utara tidak akan melepaskan senjata nuklirnya dan bersumpah menentang setiap upaya untuk menantang statusnya.

Secara khusus, ia menolak usulan denuklirisasi dari Korea Selatan, yang ia gambarkan sebagai “negara yang paling bermusuhan.”

Kantor Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengatakan komentar Kim melemahkan upaya menuju hidup berdampingan secara damai.

Baca juga: AL Inggris Siap Pimpin Koalisi untuk Buka Lagi Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Rusia Bombardir Ukraina...
Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, Tewaskan Setidaknya 11 Orang
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Fakta Menarik Piala...
Fakta Menarik Piala Dunia 2026: Italia Gagal ke Piala Dunia, tapi Serie A Penyumbang Pemain Terbanyak
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
Infografis
Keinginan Ukraina untuk...
Keinginan Ukraina untuk Memiliki Senjata Nuklir Ditolak AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved