Israel Panggil 400.000 Tentara Cadangan untuk Duduki Lebanon

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:30 WIB
loading...
Israel Panggil 400.000...
Kendaraan militer dan tank Israel ditempatkan di dekat perbatasan Lebanon di Israel utara pada 14 Maret 2026. Foto/Tsafrir Abayov/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Israel berencana memanggil sekitar 400.000 pasukan cadangan dalam waktu dekat di tengah kemungkinan perluasan serangan darat di Lebanon selatan. Rencana itu dilaporkan media Israel pada hari Selasa (24/3/2026).

Stasiun penyiaran publik KAN mengatakan langkah tersebut diperkirakan akan disetujui pemerintah dalam waktu dekat, tanpa memberikan tanggal pasti.

“Langkah yang diharapkan ini sejalan dengan perluasan manuver darat di Lebanon dan operasi militer berkelanjutan terhadap Iran,” ujar KAN.

Namun, stasiun penyiaran tersebut mengatakan jumlah pasukan cadangan yang akan dipanggil kemungkinan akan lebih rendah dari angka yang diumumkan.

Eskalasi regional terus berlanjut sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, dengan korban jiwa yang dilaporkan melebihi 1.340 orang.

Teheran telah membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, serta Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS, menyebabkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, dan gangguan pada pasar global dan penerbangan.

Baca juga: Israel akan Duduki Lebanon Selatan, Hizbullah Bertekad Lawan Agresi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Puasa Tasua 9 Muharram:...
Puasa Tasua 9 Muharram: Dalil, dan Bacaan Niat Lengkap
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved