Diduga Siapkan Perang Kapal Selam Melawan AS, China Petakan Dasar Laut Termasuk di Perairan Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:07 WIB
loading...
A A A
Namun, sebuah makalah ilmiah yang ditulis bersama oleh akademisi Universitas Kelautan China menunjukkan bahwa kapal tersebut juga telah melakukan pemetaan laut dalam yang ekstensif.

Para pakar peperangan laut dan pejabat Angkatan Laut AS mengatakan bahwa jenis data laut dalam yang dikumpulkan oleh Dong Fang Hong 3—melalui pemetaan dan penempatan sensor di laut—memberi China gambaran tentang kondisi bawah laut yang dibutuhkan untuk mengerahkan kapal selamnya secara lebih efektif dan memburu kapal selam musuhnya.

Dong Fang Hong 3 tidak beroperasi sendirian. Kapal ini merupakan bagian dari operasi pemetaan dan pemantauan laut yang lebih luas yang melibatkan puluhan kapal penelitian dan ratusan sensor.

Dalam menelusuri upaya ini, Reuters memeriksa catatan pemerintah dan universitas China, termasuk artikel jurnal dan studi ilmiah, serta menganalisis lebih dari lima tahun pergerakan 42 kapal penelitian yang aktif di Samudra Pasifik, Hindia, atau Arktik menggunakan platform pelacakan kapal yang dibangun oleh perusahaan Selandia Baru; Starboard Maritime Intelligence.

Meskipun penelitian ini memiliki tujuan sipil—beberapa survei mencakup area penangkapan ikan atau area tempat China memiliki kontrak eksplorasi mineral—penelitian ini juga memiliki tujuan militer, menurut sembilan pakar peperangan Angkatan Laut yang meninjau temuan Reuters.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved