Perang AS dan Israel di Iran Memasuki Babak Baru, Ini Penyebab Utamanya
Senin, 23 Maret 2026 - 18:25 WIB
loading...
A
A
A
Kelompok tersebut juga mengklaim bahwa pesawat pengintai AS ditempatkan di pangkalan udara Pangeran Sultan, yang menurut mereka kemudian menjadi sasaran rudal balistik, dan menggambarkannya sebagai lokasi kunci untuk penempatan dan operasi militer AS.
Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari pejabat AS atau Israel.
Kemudian, Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS, mengatakan Iran semakin sering menargetkan situs sipil di seluruh wilayah "karena putus asa" karena kemampuan militernya memburuk.
“Mereka beroperasi dalam keadaan putus asa… Dalam beberapa minggu terakhir, mereka telah menyerang target sipil dengan sangat sengaja, lebih dari 300 kali,” katanya kepada saluran Iran International yang berbasis di Inggris.
Ia juga menunjukkan bahwa “pada awal konflik, Anda melihat volume besar dalam puluhan drone dan rudal. Anda tidak lagi melihat itu. Semuanya satu atau dua sekaligus.”
Pemerintahan AS menyatakan bahwa kapasitas penembakan Iran telah berkurang secara dramatis. Pada minggu pertama bulan Maret, Pentagon mengatakan peluncuran rudal turun 90 persen dari hari pertama pertempuran dan serangan drone turun 86 persen.
Klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen, dan belum ada komentar langsung dari pejabat AS atau Israel.
Kemudian, Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS, mengatakan Iran semakin sering menargetkan situs sipil di seluruh wilayah "karena putus asa" karena kemampuan militernya memburuk.
“Mereka beroperasi dalam keadaan putus asa… Dalam beberapa minggu terakhir, mereka telah menyerang target sipil dengan sangat sengaja, lebih dari 300 kali,” katanya kepada saluran Iran International yang berbasis di Inggris.
Ia juga menunjukkan bahwa “pada awal konflik, Anda melihat volume besar dalam puluhan drone dan rudal. Anda tidak lagi melihat itu. Semuanya satu atau dua sekaligus.”
Pemerintahan AS menyatakan bahwa kapasitas penembakan Iran telah berkurang secara dramatis. Pada minggu pertama bulan Maret, Pentagon mengatakan peluncuran rudal turun 90 persen dari hari pertama pertempuran dan serangan drone turun 86 persen.
(ahm)
Lihat Juga :