Mojtaba Khamenei Tuding Musuh-musuh Iran Salah Perhitungan, Apa Penyebabnya?

Sabtu, 21 Maret 2026 - 12:25 WIB
loading...
Mojtaba Khamenei Tuding...
Mojtaba Khamenei tuding musuh-musuh Iran salah perhitungan. Foto/X/@MonitorX99800
A A A
TEHERAN - Dalam pernyataannya, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan AS dan Israel percaya bahwa setelah satu atau dua hari serangan, rakyat Iran akan menggulingkan pemerintah, tetapi ini adalah "kesalahan perhitungan yang besar".

Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan perang dilancarkan di bawah "khayalan bahwa jika puncak rezim dan tokoh-tokoh militer berpengaruh tertentu mencapai kemartiran, itu akan menanamkan rasa takut dan keputusasaan pada rakyat kita tercinta ... dan melalui cara ini, mimpi untuk mendominasi Iran dan kemudian memecah belahnya akan terwujud."

Sebaliknya, katanya, "persatuan yang aneh" terbentuk di antara orang-orang Iran "terlepas dari semua perbedaan dalam asal-usul agama, intelektual, budaya, dan politik", sementara "keretakan telah muncul di pihak musuh".

Dalam pernyataannya, Pemimpin Tertinggi Khamenei menyerukan Afghanistan dan Pakistan untuk mengakhiri pertempuran mereka dan mengatakan bahwa ia siap membantu.

“Kami menganggap tetangga timur kami sangat dekat dengan kami,” katanya.

“Saya mengimbau kedua negara bersaudara kita, Afghanistan dan Pakistan, untuk membangun hubungan yang lebih baik satu sama lain… dan saya sendiri siap untuk mengambil tindakan yang diperlukan.”

Kemudian, pemimpin tertinggi Iran mengatakan serangan baru-baru ini yang menargetkan Turki dan Oman “sama sekali tidak dilakukan oleh angkatan bersenjata Iran” atau kelompok sekutu.

Ia mengatakan bahwa itu adalah insiden “bendera palsu” yang dilakukan oleh “musuh Iran untuk menabur perselisihan di antara negara-negara tetangga, dan hal itu mungkin terjadi di negara lain juga”.



Al Jazeera melaporkan, pesan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei tersebut lebih panjang dan lebih rinci daripada pernyataan pertamanya. Pesan ini juga lebih berfokus pada urusan-urusan penting negara. Terdengar seperti sebuah program dengan garis besar tentang apa yang ingin ia capai.

Ia berfokus pada persatuan dan menyebut tahun mendatang sebagai tahun "ekonomi perlawanan". Ia berbicara tentang perlunya ekonomi yang dapat bertahan selama perang, persatuan nasional sebagai syarat penting perlawanan, dan juga keamanan, yang tentu saja merupakan tujuan utama.

Khamenei juga berfokus pada rakyat Iran, mengatakan bahwa ia memperhatikan pandangan mereka dan percakapan yang mereka lakukan di jalanan. Ia mencoba membangun hubungan dengan masyarakat meskipun ia tidak terlihat.

Ada rumor tentang kesehatannya, tentang apakah ia benar-benar cukup sehat untuk memimpin negara, tetapi pidato ini tentu akan membantunya membangun citranya di antara rakyat.

Secara keseluruhan, itu adalah pesan yang menenangkan – mengatakan bahwa pemimpin hadir meskipun dia belum terlihat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved