Perayaan Idulfitri Dibayangi Perang dan Pengungsian di Timur Tengah

Jum'at, 20 Maret 2026 - 21:32 WIB
loading...
A A A
Unsur keagamaan Idulfitri menambah sensitivitas ekstra bagi warga Iran anti-pemerintah, beberapa di antaranya kini melihat setiap tanda religiusitas sebagai dukungan terhadap Republik Islam.

Fakta bahwa Nowruz – Tahun Baru Persia – jatuh pada hari Jumat tahun ini berarti bahwa sebagian dari kubu anti-pemerintah akan fokus pada perayaan tersebut, dan menghindari acara apa pun untuk menandai Idulfitri.

Kesulitan di Gaza


Banyak warga Palestina di Gaza ingin merayakan Idulfitri, tetapi krisis ekonomi di wilayah tersebut, yang disebabkan perang genosida Israel, membuatnya sulit.

Pembatasan Israel terhadap masuknya barang ke Gaza, yang meningkat sejak perang melawan Iran dimulai, telah mendorong kenaikan harga lebih lanjut, termasuk biaya mainan anak-anak.

Khaled Deeb, seorang pria berusia 62 tahun yang tinggal di rumah yang sebagian hancur di Kota Gaza, telah pergi ke pasar Remal pusat, ingin tahu seberapa mahal buah dan sayuran menjelang Idulfitri.

“Dari luar, suasana Idulfitri terlihat meriah dan semarak,” kata Khaled, sambil menunjuk ke pasar yang ramai. “Namun secara finansial, keadaannya sangat buruk. Semua orang telah meninggalkan rumah mereka dan sekarang tinggal di tenda dan pengungsian. Semua orang telah kehilangan segalanya selama perang.”

Khaled mengatakan dia tidak mampu membeli buah dan sayuran, dan harus hidup tanpa itu. Hanya “raja” yang bisa membelinya, katanya, bukan “orang miskin dan kelelahan” seperti dia.

Yang memperburuk keadaan adalah kenangannya tentang keadaan sebelum perang, ketika dia memiliki supermarket.

“Selama Idulfitri, saya akan memberi putri dan saudara perempuan saya hadiah lebih dari 3.000 shekel (USD950) ketika mengunjungi mereka, belum lagi mempersiapkan rumah, membeli pakaian Idulfitri untuk anak-anak saya, dan permen serta cokelat untuk menyambut hari raya,” kata Khaled.

Semua itu tidak akan terjadi pada Idulfitri kali ini, bahkan dengan gencatan senjata di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Spesifikasi Pesawat...
Spesifikasi Pesawat Pengebom B-52 AS yang Jatuh Tak Berbekas, Dijuluki Bongsor Jelek dan Gendut
Rekomendasi
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved