Rudal Pakistan Jadi Ancaman bagi AS, Apa Sebabnya?

Jum'at, 20 Maret 2026 - 14:15 WIB
loading...
Rudal Pakistan Jadi...
Rudal Pakistan jadi ancaman bagi AS. Foto/firstpost
A A A
WASHINGTON - Program rudal Pakistan yang terus berkembang berpotensi mengancam Amerika Serikat (AS), menurut Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard. Ia menyebut negara Asia Selatan itu bersama Rusia dan negara-negara lain dalam Laporan Penilaian Ancaman Tahunan 2026.

“Rusia, China, Korea Utara, Iran, dan Pakistan telah meneliti dan mengembangkan berbagai sistem pengiriman rudal baru, canggih, atau tradisional dengan muatan nuklir dan konvensional, yang menempatkan tanah air kita dalam jangkauan,” kata Gabbard kepada Komite Intelijen Senat AS pada hari Rabu.

Dia menjelaskan, “Pengembangan rudal balistik jarak jauh Pakistan berpotensi mencakup ICBM dengan jangkauan yang mampu menyerang tanah air.”

Gabbard mengatakan kepada komite bahwa ia memperkirakan ancaman terhadap AS secara kolektif akan meningkat dari lebih dari 3.000 rudal menjadi lebih dari 16.000 rudal pada tahun 2035.

Pakar yang berbasis di Washington, Shuja Nawaz, mengatakan kepada Dawn News bahwa hal ini "melanjutkan analisis pemerintahan Biden yang memberlakukan sanksi terhadap entitas Pakistan dan mencoba untuk mengekang akuisisi teknologi baru."

Hubungan Washington-Islamabad telah ditandai dengan pasang surut selama beberapa dekade terakhir.

Pakistan adalah sekutu AS di era Perang Dingin dan bergabung dengan beberapa inisiatif yang dipimpin Washington, termasuk Organisasi Pakta Asia Tenggara (SEATO) dan Organisasi Pakta Pusat (CENTO).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Samakah 1 Muharram dengan...
Samakah 1 Muharram dengan 1 Suro? Simak Penjelasannya di Sini!
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Berita Terkini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved