Mengapa Intelijen AS Sebut Rezim Iran Tetap Utuh?

Jum'at, 20 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A
Pada hari Selasa, Joe Kent mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur pusat kontra-terorisme nasional, dengan menyatakan dalam surat pengunduran diri yang dipublikasikan bahwa Iran tidak menimbulkan "ancaman langsung" bagi AS dan mengkritik Trump atas perang tersebut.

Direktur CIA John Ratcliffe bersaksi pada hari Rabu bahwa ia tidak setuju dengan Kent.

"Saya pikir Iran telah menjadi ancaman konstan bagi Amerika Serikat selama periode waktu yang lama, dan menimbulkan ancaman langsung saat ini," katanya.

Gabbard mengatakan serangan AS dan Israel di Timur Tengah telah "sebagian besar menghancurkan" kemampuan militer Iran.

Ia juga mengatakan komunitas intelijen telah menilai bahwa "Iran sedang berusaha pulih dari kerusakan parah pada infrastruktur nuklirnya yang diderita selama Perang 12 Hari dan terus menolak untuk mematuhi kewajiban nuklirnya".

AS dan Israel menyerang Iran selama 12 hari pada Juni 2025 dengan tujuan menghancurkan kemungkinan kemampuan untuk memproduksi bom nuklir.

Dalam pernyataan tertulis yang disiapkan untuk sidang, Gabbard menegaskan bahwa serangan-serangan itu "menghancurkan" program pengayaan nuklir Iran, dan Iran "tidak melakukan upaya" untuk membangunnya kembali. Namun, ia tidak membacakan pernyataan itu dengan lantang.

Ketika Senator Demokrat Mark Warner menanyakan Gabbard tentang penghilangan tersebut, ia mengatakan bahwa ia harus memangkas pernyataan publiknya karena "terlalu panjang".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Menteri Turki Sebut...
Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka
Rekomendasi
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved