Mengapa Intelijen AS Sebut Rezim Iran Tetap Utuh?

Jum'at, 20 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
A A A


"Jadi Anda memilih untuk menghilangkan bagian-bagian yang bertentangan dengan presiden," jawab Warner, menunjuk pada pernyataan Trump bahwa tindakan militer terhadap Iran dibenarkan karena pengembangan senjata nuklirnya.

Para anggota parlemen juga bertanya seberapa besar keterlibatan pejabat intelijen dalam keputusan Trump untuk menyerang Iran. Senator Angus King, seorang Independen dari Maine, bertanya apakah mereka "berada di ruangan" bersama Trump ketika ia membuat "keputusan akhir".

Ratcliffe memperkirakan ia berada dalam "puluhan dan puluhan" pertemuan dengan presiden, tetapi tidak tahu apakah ada "satu kali pun di mana keputusan dibuat".

King juga bertanya apakah para pejabat intelijen telah memberi tahu Trump bahwa Iran berpotensi menyerang Selat Hormuz selama konflik dengan AS. Iran secara efektif telah menutup jalur pelayaran minyak vital tersebut sejak perang AS-Israel dengan Iran dimulai.

"Presiden terus-menerus menerima pengarahan tentang intelijen," kata Ratcliffe. Ia menambahkan bahwa Pentagon telah mempersiapkan diri untuk kemungkinan Iran menyerang "kepentingan AS di lokasi energi di seluruh wilayah" dan "mengambil langkah-langkah untuk perlindungan pasukan".

Komunitas intelijen memiliki "penilaian jangka panjang" bahwa Iran "kemungkinan akan menguasai Selat Hormuz," kata Gabbard. Ia mengatakan departemen pertahanan AS mengambil "langkah-langkah perencanaan pencegahan" sebagai hasil dari laporan tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved