Doktrin Nuklir Iran Mungkin Tidak Akan Berubah

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:56 WIB
loading...
Doktrin Nuklir Iran...
Doktrin nuklir Iran mungkin tidak akan berubah. Foto/X
A A A
TEHERAN - Sikap Iran yang tampak menentang pengembangan senjata nuklir tidak akan berubah secara signifikan. Itu diungkapkan kata Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi kepada Al Jazeera dalam pernyataan yang disampaikan oleh media Iran.

Aragahchi memperingatkan bahwa pemimpin tertinggi yang baru belum secara terbuka menyatakan pandangannya tentang masalah ini.

Mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang terbunuh di awal perang AS-Israel melawan Iran, menentang pengembangan senjata pemusnah massal dalam fatwa, atau dekrit agama, yang dikeluarkan pada awal tahun 2000-an.

Negara-negara Barat, termasuk AS dan Israel, selama bertahun-tahun menuduh Teheran berupaya memperoleh senjata nuklir meskipun ada dekrit yang diduga dikeluarkan, sementara otoritas Iran mengatakan program nuklir mereka semata-mata untuk tujuan sipil.

Araghchi mengatakan fatwa bergantung pada ahli hukum Islam yang mengeluarkannya dan menambahkan bahwa ia belum berada dalam posisi untuk menilai pandangan hukum atau politik Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved