Lebih dari Separuh Serangan Iran ke Negara-negara Arab Ditujukan ke UEA
Rabu, 18 Maret 2026 - 15:16 WIB
loading...
A
A
A
Ekonomi Teluk mengalami beberapa kerusakan terburuk.
Iran telah melancarkan serangan terus-menerus terhadap negara-negara Teluk sejak dimulainya konflik pada 28 Februari, dengan alasan bahwa mereka menyerang pangkalan militer yang digunakan AS untuk perang tersebut. Negara-negara Teluk telah menolak klaim Teheran, dengan bersikeras bahwa serangan terhadap mereka tidak dapat dibenarkan.
Serangan Iran telah mengganggu produksi energi dan menimbulkan gangguan besar pada pariwisata dan perjalanan, menempatkan kawasan tersebut pada risiko beberapa kerusakan ekonomi paling parah sejak Perang Teluk 1990-1991.
Setelah hampir tiga minggu perang, dampak ekonomi di kawasan tersebut sudah sangat besar.
Produsen minyak Timur Tengah mengalami kerugian besar.
Produksi minyak turun dari 21 juta barel menjadi 14 juta barel setelah konflik yang berlangsung lebih dari seminggu akibat penutupan Selat Hormuz, menurut Rystad Energy.
Iran telah melancarkan serangan terus-menerus terhadap negara-negara Teluk sejak dimulainya konflik pada 28 Februari, dengan alasan bahwa mereka menyerang pangkalan militer yang digunakan AS untuk perang tersebut. Negara-negara Teluk telah menolak klaim Teheran, dengan bersikeras bahwa serangan terhadap mereka tidak dapat dibenarkan.
Serangan Iran telah mengganggu produksi energi dan menimbulkan gangguan besar pada pariwisata dan perjalanan, menempatkan kawasan tersebut pada risiko beberapa kerusakan ekonomi paling parah sejak Perang Teluk 1990-1991.
Setelah hampir tiga minggu perang, dampak ekonomi di kawasan tersebut sudah sangat besar.
Produsen minyak Timur Tengah mengalami kerugian besar.
Produksi minyak turun dari 21 juta barel menjadi 14 juta barel setelah konflik yang berlangsung lebih dari seminggu akibat penutupan Selat Hormuz, menurut Rystad Energy.
(ahm)
Lihat Juga :