IRGC Peringatkan Pegawai Industri-industri Terkait AS di Timur Tengah Segera Mengungsi

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:30 WIB
loading...
IRGC Peringatkan Pegawai...
Jejak rudal dan pencegatan oleh sistem pertahanan udara Iron Dome Israel menerangi langit di atas Tel Aviv menyusul serangan rudal balasan Iran yang menargetkan Israel pada 10 Maret 2026. Foto/Saeed Qaq/Anadolu Agency
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan industri-industri yang terkait dengan Amerika Serikat (AS) di wilayah tersebut untuk mengungsi menjelang serangan. IRGC awal pekan ini mengeluarkan peringatan baru kepada pemilik industri-industri yang terkait dengan AS di wilayah tersebut.

IRGC mendesak para pekerja dan penduduk di sekitarnya untuk mengungsi menjelang kemungkinan serangan, menurut laporan Anadolu.

Dalam pernyataan, yang disiarkan kantor berita Fars, kantor humas IRGC memperingatkan apa yang mereka sebut sebagai "rezim Amerika yang kalah" untuk mengevakuasi semua industri yang terkait dengan Amerika di wilayah tersebut.

Pernyataan itu juga menyerukan kepada orang-orang yang tinggal di dekat pabrik-pabrik, di mana entitas AS memegang saham, untuk meninggalkan daerah sekitarnya guna menghindari bahaya.

"Industri-industri ini akan menjadi sasaran dalam beberapa jam mendatang," ungkap pernyataan itu.

Israel melancarkan serangan gabungan dengan AS terhadap Iran sejak 28 Februari, menewaskan lebih dari 1.200 orang hingga saat ini, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Teheran membalas dengan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan Israel, bersama dengan Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk, yang menurut mereka menargetkan "aset militer AS."

Baca juga: Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua kecuali AS dan Sekutunya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Pecahkan Rekor, Ratusan...
Pecahkan Rekor, Ratusan Affiliator Lakukan Siaran Langsung Penjualan Bersama di Satu Lokasi
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved