Trump Akui Terkejut Ternyata Iran Berani Serang Negara-negara Timur Tengah
Senin, 16 Maret 2026 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari 1.400 orang tewas di Iran. Di pihak Israel sebanyak 15 orang tewas, dan di pihak AS sebanyak 13 tentara tewas. Di negara-negara Arab Teluk, total 19 orang tewas. Sedangkan di Lebanon sekitar 850 orang tewas.
Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa Iran meminta bernegosiasi untuk gencatan senjata. “Iran ingin membuat kesepakatan, dan saya tidak ingin membuatnya karena persyaratannya belum cukup baik,” kata Trump.
Ketika ditanya tentang persyaratan kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: “Saya tidak ingin mengatakan itu kepada Anda.” Tetapi dia setuju bahwa komitmen dari Iran untuk sepenuhnya meninggalkan ambisi nuklir apa pun akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah keras klaim Trump. Menurutnya, Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat.
“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami,” kata Araghchi kepada program “Face The Nation” CBS.
“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami," ujarnya.
Di sisi lain, Trump mengeklaim bahwa Iran meminta bernegosiasi untuk gencatan senjata. “Iran ingin membuat kesepakatan, dan saya tidak ingin membuatnya karena persyaratannya belum cukup baik,” kata Trump.
Ketika ditanya tentang persyaratan kesepakatan potensial untuk mengakhiri perang, Trump menjawab: “Saya tidak ingin mengatakan itu kepada Anda.” Tetapi dia setuju bahwa komitmen dari Iran untuk sepenuhnya meninggalkan ambisi nuklir apa pun akan menjadi bagian dari kesepakatan tersebut.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah keras klaim Trump. Menurutnya, Iran tidak tertarik untuk berdialog dengan Amerika Serikat.
“Kami stabil dan cukup kuat. Kami hanya membela rakyat kami,” kata Araghchi kepada program “Face The Nation” CBS.
“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berbicara dengan Amerika, karena kami berbicara dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami," ujarnya.
Lihat Juga :