7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS dan Israel Seenaknya Mengebom Iran

Senin, 16 Maret 2026 - 10:02 WIB
loading...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
AS dan Israel sudah dua kali meluncurkan agresi militer terhadap Iran, namun dunia internasional tak menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Donald Trump dan PM Benjamin Netanyahu. Foto/Ynet
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk kedua kalinya melancarkan agresi militer terhadap Iran. Kini muncul pertanyaan yang terus berulang dalam diskusi geopolitik global: mengapa dunia internasional tidak menjatuhkan sanksi kepada pemimpin kedua negara agresor tersebut—Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu?

Nama Trump dan Netanyahu sering menjadi sasaran kecaman di berbagai forum internasional. Namun hingga kini hampir tidak ada mekanisme sanksi internasional yang efektif terhadap keduanya.

Baca: Israel Ingin Lanjutkan Perang 3 Minggu Lagi, Iran Justru Menolak Akhiri Konflik

Fenomena ini bukan sekadar persoalan moral atau hukum, melainkan mencerminkan struktur kekuasaan dalam sistem internasional modern. Di atas kertas, hukum internasional melarang agresi militer. Tetapi dalam praktiknya, kekuatan geopolitik sering kali menentukan apakah hukum itu benar-benar ditegakkan.

Hukum Internasional Hanya Tegas di Atas Kertas


Secara formal, aturan mengenai penggunaan kekuatan militer telah diatur dalam United Nations Charter atau Piagam PBB.

Pasal 2(4) Piagam PBB menyatakan: "Negara dilarang menggunakan kekuatan terhadap integritas wilayah atau kemerdekaan politik negara lain."

Namun ada dua pengecualian utama dalam aturan tersebut.Pertama, hak membela diri (self-defense) jika suatu negara diserang. Kedua, ada mandat Dewan Keamanan PBB untuk operasi militer kolektif.

Mandat Dewan Keamanan PBB hanya bisa dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB. Sialnya, AS adalah anggota tetap dewan tersebut yang memiliki hak veto.

Dalam banyak konflik modern—termasuk berbagai operasi militer Amerika Serikat—dua pengecualian tersebut sering menjadi perdebatan. Banyak pakar hukum internasional menilai bahwa beberapa operasi militer berada di area abu-abu hukum internasional.

Namun meski ada dugaan pelanggaran Piagam PBB, pertanyaannya tetap sama: mengapa hampir tidak pernah ada sanksi terhadap AS dan Israel?

7 Alasan Dunia Internasional Tak Menghukum Trump dan Netanyahu

1. Hak Veto Jadi Senjata Politik AS di PBB

Jawaban pertama terletak pada struktur Dewan Keamanan PBB. Lima negara memiliki status anggota tetap Dewan Keamanan PBBB dengan hak veto, yaitu: Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Prancis.

Artinya, satu dari lima negara itu saja dapat menggagalkan resolusi internasional, termasuk resolusi yang menjatuhkan sanksi.

Jika muncul resolusi untuk mengecam atau menjatuhkan sanksi terhadap AS dan sekutunya; Israel, Washington dapat memveto resolusi tersebut.

Inilah sebabnya Dewan Keamanan PBB sering mengalami kebuntuan dalam konflik besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Berita Terkini
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved