Klaim Netanyahu Tewas Dirudal Iran Membuncah, Ini 3 Pertanyaan Tak Terjawab soal Nasib PM Israel

Minggu, 15 Maret 2026 - 10:35 WIB
loading...
Klaim Netanyahu Tewas...
Klaim soal PM Israel Benjamin Netanyahu tewas akibat serangan rudal Iran terus bermunculan. Foto/yenisafak
A A A
TEL AVIV - Klaim yang menyebut Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu tewas oleh serangan rudal Iran terus bermunculan di media sosial. Nasibnya semakin misterius setelah video terbaru yang dikaitkan dengannya diduga dibuat dengan artificial intelligence (AI).

Kantor PM Israel jengah dengan klaim-klaim kematian Netanyahu. Kantor tersebut membantah, dengan menyebut klaim-klaim tersebut sebagai berita palsu.

"Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja," kata kantor PM Israel, menjawab pertanyaan Anadolu, yang dilansir Minggu (15/3/2026).

Baca Juga: Teka-teki PM Israel Tewas Dirudal Iran, Publik Pertanyakan Video Netanyahu Miliki 6 Jari

3 Pertanyaan Tak Terjawab setelah Netanyahu Diklaim Tewas Dirudak Iran

1. Jika Masih Hidup, di Mana PM Israel Benjamin Netanyahu Sekarang?

Jawaban Kantor PM Israel bahwa Netanyahu baik-baik saja tidak menjawab keraguan publik, khususnya warga Israel, tentang nasib pemimpin mereka. Melalui media sosial banyak yang mengajukan pertanyaan: "Di Mana Netanyahu?".

Video yang dikaitkan dengan Netanyahu memang sudah dirilis, namun mengapa pemimpin Zionis Israel itu tidak secara fisik muncul di depan publik sejak perang melawan Iran pecah 28 Februari?

2. Mengapa Video Netanyahu Terlihat Memiliki 6 Jari?

"Kontroversi enam jari" mengacu pada pidato video yang dikaitkan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu pada 13 Maret. Dalam video itu, dia tampak memiliki enam jari di tangan kanannya dalam bingkai tertentu, sehingga menguatkan dugaan bahwa video dihasilkan oleh AI atau deepfake.

Chatbot AI X, Grok, mencoba menepis kejanggalan video Netanyahu dengan menyatakan, "Tidak, Netanyahu memiliki lima jari di setiap tangan seperti kebanyakan orang. Itu tangan kanannya dalam gerakan menunjuk khas di podium—lingkaran merah dan sudutnya menciptakan ilusi optik yang membuatnya tampak aneh. Hanya cuplikan dari video konferensi pers." Jawaban "ilusi optik" ini juga belum bisa menjamin apakah di video itu benar-benar sosok nyata Netanyahu.

Kantor Netanyahu membagikan pidato videonya pada 13 Maret setelah pesan pertama Pemimpin Tertinggi Iran yang baru Ayatalloh Mojtaba Khamenei, muncul.

"Kami menghancurkan Iran dan Hizbullah," kata sosok yang dikaitkan Netanyahu dalam video tersebut, yang kemudian mengancam pemimpin baru Iran.

"Kami telah menyingkirkan tiran lama, dan tiran baru, boneka Garda Revolusi, tidak dapat menunjukkan wajahnya di depan umum," paparnya.

Meskipun video itu disebut sebagai pidato publik terbaru Netanyahu, banyak pengguna media sosial mempertanyakan apakah pesan tersebut disiarkan langsung atau direkam sebelumnya. Unggahan terakhir di profil media sosial Netanyahu adalah video pidato 13 Maret yang sama di mana pengguna menunjuk pada enam jarinya.

3. Mengapa Pesawat Wing of Zion Muncul di Jerman?

Pesawat kenegaraan resmi Israel, Wing of Zion, muncul di Jerman sejak awal perang Iran melawan AS-Israel. Jadi, selain ada klaim bahwa Netanyahu tewas diserang rudal Iran, ada juga klaim dia melarikan diri ke Jerman dengan pesawat tersebut.

Juru bicara Kanselir Jerman Friedrich Merz, Stefan Kornelius, mengonfirmasi keberadaan pesawat yang biasa membawa Netanyahu tersebut. Namun, dia tidak ada pejabat pemerintah Israel di pesawat Wing of Zion ketika tiba di bandara Berlin pada hari Sabtu atau hari pertama perang.

“Pemerintah Israel meminta izin untuk memarkir pesawat ini di sini. Kami dengan senang hati memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Konfirmasi Kornelius ini aneh. Pesawat kenegeraan Israel terbang ke Jerman, tapi diklaim tak ada pejabat Israel di dalamnya.

Kornelius mengatakan hanya awak penerbangan yang hadir ketika pesawat itu tiba di Berlin. Data pelacakan penerbangan menunjukkan pesawat tersebut berangkat dari Israel pada Sabtu siang, berputar-putar selama beberapa jam di atas Laut Mediterania, kemudian terbang ke Jerman dan mendarat di Berlin pada malam harinya.

Pesawat Boeing 767 yang dilengkapi secara khusus ini berfungsi sebagai pesawat resmi untuk perjalanan luar negeri oleh presiden dan PM Israel.

Sekali lagi, tanpa kemunculan Netanyahu secara fisik di depan publik, klaim maupun bantahan tentang kematiannya akibat serangan rudal Iran tetap tak terjawab.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved