7 Alasan Trump Gagal Menang Perang atas Iran Versi Media AS, Salah Satunya Tak Ada Solusi Militer yang Jelas

Minggu, 15 Maret 2026 - 07:45 WIB
loading...
A A A
Pada saat yang sama, perang tersebut telah menimbulkan korban jiwa di antara personel AS.

“Hilangnya pesawat tanker AS di Irak pada hari Kamis dalam apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai kecelakaan menggarisbawahi biaya mobilisasi militer besar-besaran,” papar laporan analisis CNN.

Insiden itu terjadi setelah serangan sebelumnya yang menewaskan tujuh anggota militer AS.

3. Trump Menyatakan Kemenangan Dini

Meskipun ketidakpastian seputar konflik tersebut, Trump berulang kali menggambarkan perang tersebut sebagai sebuah keberhasilan.

“Situasi dengan Iran berjalan sangat cepat. Semuanya berjalan dengan sangat baik. Militer kita tak tertandingi. Belum pernah ada yang seperti ini,” kata Trump.

Dia juga mengeklaim perang tersebut telah dimenangkan. “Izinkan saya mengatakan, kita telah menang,” kata Trump dalam pidatonya di Kentucky.

“Anda tahu, Anda tidak pernah suka mengatakan terlalu cepat bahwa Anda menang. Kita menang. Kita menang, dalam satu jam pertama semuanya berakhir, tetapi kita menang," paparnya.

Namun, analisis CNN berpendapat bahwa situasi tersebut masih jauh dari terselesaikan, dengan menyatakan, "Survei objektif terhadap peristiwa menunjukkan bahwa Amerika Serikat belum menang.”


4. Tidak Ada Solusi Militer yang Jelas

Beberapa analis mengatakan kepada CNN bahwa krisis di Selat Hormuz menyoroti keterbatasan solusi militer.

Jennifer Kavanagh, direktur analisis militer di Defense Priorities, mengatakan senjata Iran yang relatif murah masih dapat mengancam pelayaran bahkan jika pasukan AS membuka kembali Selat Hormuz.

“Masalahnya adalah tidak ada cara yang baik untuk membuka Selat Hormuz secara paksa, mengingat fakta bahwa Iran dapat menutupnya hanya dengan sejumlah kecil drone yang sangat murah,” katanya.

Dia menambahkan bahwa konflik tersebut menyoroti tantangan politik yang lebih dalam. “Inilah poin yang telah banyak kita sampaikan bahkan sebelum perang dimulai, bahwa tantangan yang ditimbulkan Iran adalah tantangan politik yang membutuhkan solusi politik," paparnya.

Kavanagh memperingatkan bahwa bahkan jika jalur air tersebut dibuka kembali, jalur tersebut mungkin tidak akan tetap aman, dan bertanya-tanya: “Tidak ada solusi militer untuk ini, karena bahkan jika Anda berhasil membukanya sekarang, apa yang akan membuatnya tetap terbuka?”

5. Narasi Perubahan Rezim Menjadi Rumit

Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatalloh Ali Khamenei selama serangan awal menimbulkan spekulasi bahwa perang tersebut bertujuan untuk memicu perubahan rezim. Namun, munculnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru telah memperumit narasi tersebut, seperti yang dicatat CNN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Widyawati Pantau Tio...
Widyawati Pantau Tio Pakusadewo dari Grup WA, Bersyukur Kondisinya Kini Membaik
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved