Perang Memanas, Pentagon Kirim Lebih Banyak Marinir dan Kapal Perang ke Timur Tengah

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:30 WIB
loading...
Perang Memanas, Pentagon...
Pemandangan udara Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln saat beroperasi di Laut Arab, dikawal dua kapal pengisian bahan bakar militer dan dua kapal Penjaga Pantai AS, sementara jet tempur dari Sayap Udara Kapal Induk Sembilan melakukan operasi pene
A A A
WASHINGTON - Pentagon sedang mempertimbangkan mengirimkan kapal perang tambahan ke Timur Tengah seiring dengan meningkatnya serangan Iran di Selat Hormuz. Kabar itu dilaporkan Wall Street Journal pada hari Jumat (13/3/2026).

Mengutip tiga pejabat AS, laporan tersebut mengatakan Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyetujui permintaan dari Komando Pusat AS untuk elemen kelompok siap amfibi dan unit ekspedisi Marinir yang tergabung, yang biasanya terdiri dari beberapa kapal perang dan 5.000 Marinir.

Kapal USS Tripoli yang berbasis di Jepang dan Marinir yang tergabung di dalamnya kini sedang menuju Timur Tengah, kata dua pejabat tersebut, menurut laporan itu.

Marinir sudah berada di Timur Tengah untuk mendukung operasi melawan Iran, kata para pejabat tersebut.

Pentagon tidak berkomentar tentang rencana postur masa depan ketika ditanya oleh Anadolu.

Sebelumnya, Hegseth menepis kekhawatiran bahwa perang dengan Iran akan menyebabkan penutupan Selat Hormuz yang berkepanjangan.

Hegseth mengatakan Iran telah "bertindak dengan sangat putus asa" di Selat Hormuz, dan menambahkan, "Kami telah menanganinya, dan Anda tidak perlu khawatir."

Ketika ditanya kapan selat tersebut dapat beroperasi penuh kembali, Hegseth mengatakan "satu-satunya hal" yang mencegah transit adalah Iran menembaki kapal.

"Kami memiliki rencana untuk setiap opsi di sini. Kami bekerja sama dengan mitra antarlembaga kami, dan itu bukan selat yang akan kami biarkan tetap diperebutkan atau mengalami gangguan dalam arus barang dagangan," tambahnya.

Baca juga: AS Habiskan Persediaan Amunisi Selama Bertahun-tahun dalam Perang Melawan Iran
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ikut Audisi Miss Indonesia...
Ikut Audisi Miss Indonesia 2026, Wakil dari Sumut Ini Ingin Menginspirasi Perempuan Indonesia
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved