AS: Kami Belum Siap Kawal Kapal-kapal Tanker Minyak Melewati Selat Hormuz

Jum'at, 13 Maret 2026 - 08:17 WIB
loading...
A A A
Saat Iran melancarkan gelombang serangan baru terhadap target energi di Teluk, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan perang tersebut menciptakan gangguan pasokan terbesar dalam sejarah pasar minyak global.

Negara-negara anggota IEA pada hari Rabu sepakat untuk melepaskan 400 juta barel minyak dari cadangan mereka—pelepasan terbesar yang pernah ada.

Wright mengatakan Amerika Serikat akan melepaskan 172 juta barel, berdasarkan pengaturan pertukaran yang akan membuat 200 juta barel mengalir kembali ke Cadangan Minyak Strategis (SPR) dalam waktu satu tahun.

Namun, langkah tersebut tidak mampu mengatasi kekhawatiran tentang terhambatnya pasokan energi, dengan Selat Hormuz— yang dilalui seperlima minyak mentah global—secara efektif ditutup.

Wright mengatakan dia mengadakan pertemuan di Pentagon pada hari Kamis untuk membahas kemungkinan pengawalan Angkatan Laut AS untuk kapal-kapal tanker minyak.

Wright mengatakan kepada CNN pada hari Kamis bahwa dia percaya pasar saat ini memiliki pasokan minyak yang sangat baik dan bahwa penetapan harga jangka pendek lebih didasarkan pada psikologi daripada aliran minyak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved