Demi Perang Iran, AS Utang Rp16,9 Kuadriliun dalam 5 Bulan
Kamis, 12 Maret 2026 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Maya MacGuineas, presiden Komite untuk Anggaran Federal yang Bertanggung Jawab (CRFB), lembaga pengawas fiskal bipartisan, telah memperingatkan, "ini tidak dapat berkelanjutan."
Ia menyerukan para pembuat kebijakan untuk mengurangi defisit, dengan mengusulkan rasio defisit terhadap PDB sebesar 3% sebagai target awal.
Dalam laporan terbarunya, lembaga think-tank tersebut mengklaim, “AS hampir pasti akan memasuki guncangan berikutnya dengan utang yang lebih besar daripada sebelumnya.”
Sementara itu, pada hari Selasa, Washington Post, mengutip pejabat anonim, melaporkan militer AS menembakkan amunisi senilai USD5,6 miliar selama dua hari pertama serangannya terhadap Iran saja.
Menurut surat kabar tersebut, pemerintahan Presiden Donald Trump diperkirakan akan mengirimkan permintaan anggaran pertahanan tambahan kepada Kongres dalam beberapa hari mendatang, yang dilaporkan dapat mencapai USD50 miliar.
Ia menyerukan para pembuat kebijakan untuk mengurangi defisit, dengan mengusulkan rasio defisit terhadap PDB sebesar 3% sebagai target awal.
Dalam laporan terbarunya, lembaga think-tank tersebut mengklaim, “AS hampir pasti akan memasuki guncangan berikutnya dengan utang yang lebih besar daripada sebelumnya.”
Sementara itu, pada hari Selasa, Washington Post, mengutip pejabat anonim, melaporkan militer AS menembakkan amunisi senilai USD5,6 miliar selama dua hari pertama serangannya terhadap Iran saja.
Menurut surat kabar tersebut, pemerintahan Presiden Donald Trump diperkirakan akan mengirimkan permintaan anggaran pertahanan tambahan kepada Kongres dalam beberapa hari mendatang, yang dilaporkan dapat mencapai USD50 miliar.
Lihat Juga :