Putin Pemenang Besar dalam Perang Iran vs AS-Israel, Ini Alasannya

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:28 WIB
loading...
A A A
Kemudian Israel dan AS menyerang Iran. Ketika Teheran membalas dan konflik meluas menjadi perang regional, pengiriman melalui Selat Hormuz terhenti, menyebabkan harga minyak melonjak.

“Tiba-tiba, Moskow menerima hadiah ini,” kata Vladimir Milov, mantan wakil menteri energi yang kini menjadi kritikus Kremlin di pengasingan. “Mereka mendapatkan jalur penyelamat mereka.”

Saat ini, katanya, para pejabat Rusia “sangat, sangat senang.”

"Kesalahan Strategis"


Alih-alih menjual dengan harga diskon karena sanksi Barat, minyak mentah Rusia sekarang mungkin akan dijual dengan harga premium karena pembeli utamanya—India dan China—berebut untuk mengamankan pasokan.

Terlebih lagi, mereka akan mendapat restu dari Washington.

Jumat lalu, Departemen Keuangan AS mengeluarkan pengecualian 30 hari yang memungkinkan India untuk membeli minyak mentah Rusia untuk “memungkinkan minyak terus mengalir ke pasar global.”

Sehari kemudian, Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan Amerika Serikat dapat “mencabut sanksi terhadap minyak Rusia lainnya", sebuah perubahan tajam dari kebijakan tahun lalu yang menghukum negara-negara yang membeli energi Rusia.

Tidak mengherankan, Kremlin memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya.

“Rusia dulu dan terus menjadi pemasok minyak dan gas yang andal,” kata juru bicara Putin, Dmitry Peskov, kepada wartawan dalam pernyataan yang terdengar seperti promosi penjualan, menambahkan bahwa permintaan produk energi Rusia telah meningkat.

Sementara itu, ajudan Kremlin, Kirill Dmitriev, dengan sombongnya mem-posting di X dalam serangkaian unggahan bahwa “tsunami guncangan minyak baru saja dimulai", mengkritik keputusan Eropa untuk memutus hubungan dengan energi Rusia sebagai “kesalahan strategis.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved