Putin Pemenang Besar dalam Perang Iran vs AS-Israel, Ini Alasannya

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:28 WIB
loading...
Putin Pemenang Besar...
Para pakar menilai Presiden Rusia Vladimir Putin menjadi pemenang besar dalam perang Iran vs AS-Israel karena lonjakan harga minyak. Foto/Layanan Pers Kepresidenan Rusia/TASS
A A A
TEHERAN - Presiden Rusia Vladimir Putin memasuki tahun baru 2026 dengan menghadapi pilihan yang sulit—membatasi apa yang disebut operasi militer khusus di Ukraina atau menghadapi risiko kerusakan serius pada ekonominya.

Hampir dalam semalam, Presiden AS Donald Trump memberinya solusi. Serangan AS-Israel terhadap Iran telah membuat harga minyak melonjak, meningkatkan sumber pendapatan utama Kremlin dan memudahkan Putin untuk mempertahankan upaya perangnya.

Baca Juga: Iran Sebut Trump Setan, Bersumpah Akan Lenyapkan Israel

Setelah Israel mengebom fasilitas minyak Iran baru-baru ini, harga minyak mentah acuan melonjak hingga di atas USD100 per barel, mencapai titik tertinggi sejak musim panas 2022, ketika pasar melonjak setelah invasi skala penuh Rusia ke Ukraina.

Bagi Rusia, lonjakan harga minyak merupakan keuntungan ekonomi pada saat yang krusial, karena biaya perang selama empat tahun di Ukraina mengancam akan meluas menjadi krisis ekonomi domestik. Inilah mengapa Putin yang jadi pemenang besar dalam perang Iran vs AS-Israel.

Serangan AS-Israel terhadap Iran mungkin melemahkan klaim Rusia untuk mendukung sekutunya, tetapi hal itu sudah menguntungkan ekonomi Rusia dan, secara tidak langsung, perang melawan Ukraina—menempatkan Kremlin pada posisi yang baik untuk muncul sebagai salah satu penerima manfaat utama dari konflik yang meluas di Timur Tengah.

Perubahan Ekonomi Rusia


Hanya beberapa minggu yang lalu, suasana di kalangan elite ekonomi Rusia suram.

Rencana anggaran Kementerian Keuangan Rusia untuk tahun ini mengasumsikan patokan dasar USD59 per barel minyak mentah Urals, campuran ekspor utama negara itu. Namun pada bulan Januari, pendapatan energi anjlok ke level terendah sejak tahun 2020, memperparah penerimaan pajak yang mengecewakan.

Karena sanksi Barat, suku bunga tinggi, dan kekurangan tenaga kerja menekan perekonomian, ketegangan antara Kementerian Keuangan dan bank sentral tentang bagaimana mengurangi dampak buruknya semakin terlihat.

“Itu jauh dari keruntuhan,” kata Sergey Vakulenko, seorang peneliti senior di Carnegie Russia Eurasia Center, seperti dikutip dari Politico, Selasa (12/3/2026). “Tetapi pemerintah menghadapi pilihan sulit, harus memangkas pengeluaran dan menaikkan pajak, dan bahkan mempertimbangkan pengurangan pengeluaran militer.”

Menghentikan perang di Ukraina tidak pernah menjadi pilihan, imbuh Vakulenko, tetapi menjadi jelas bahwa bahkan di bidang itu, Rusia harus "sedikit berhemat."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Hilang dari Radar, Pesawat...
Hilang dari Radar, Pesawat Boeing 737 Ditemukan Hancur di Laut Arab
Iran Ancam Serang Pangkalan...
Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Seluruh Negara Timur Tengah
Rekomendasi
Vicky Prasetyo Bantah...
Vicky Prasetyo Bantah Terlantarkan Fangfang, Selalu Nafkahi Meski Hubungan Jarak Jauh
Daftar 31 Pati TNI AL...
Daftar 31 Pati TNI AL Naik Pangkat, Salah Satunya Laksma Khoirul Fu’ad yang Jabat Wadanpuspomal
OTT Bupati Sukoharjo,...
OTT Bupati Sukoharjo, KPK Tangkap Empat Orang Lain Terkait Kasus Pemerasan
Berita Terkini
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Suporter Maroko Mengamuk...
Suporter Maroko Mengamuk di London usai Timnya Dikalahkan Prancis 2-0
20 Kapal Perang AS Berkeliaran...
20 Kapal Perang AS Berkeliaran di Timur Tengah saat Iran-Amerika Saling Serang
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved