Iran Masih Berpengaruh Kuat di Selat Hormuz, Trump Ditekan untuk Hentikan Perang

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:30 WIB
loading...
Iran Masih Berpengaruh...
Tentara Iran masih menguasai Selat Hormuz. Foto/the week
A A A
TEHERAN - Meskipun ada ancaman dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan anggota kabinet lainnya, Iran tetap memiliki pengaruh signifikan di Selat Hormuz, menurut Osama bin Javaid dari Al Jazeera. Pendapat itu muncul seiring semakin memanasnya perang antara Iran dan AS-Israel.

“Iran masih berperan di Selat Hormuz,” katanya, seraya menunjukkan Iran tidak perlu secara aktif memblokir jalur air tersebut menggunakan kapal.

Yang perlu dilakukan hanyalah menembakkan cukup banyak rudal dan drone untuk membuat perusahaan asuransi kapal enggan mendukung pelayaran melalui Selat Hormuz.

Selain itu, bos Aramco menyerukan pembukaan Selat Hormuz. Para pedagang dan pembuat kebijakan energi dengan cemas mengikuti permusuhan di Timur Tengah karena serangan telah menghentikan produksi energi dan jalur pelayaran vital.

“Akan ada konsekuensi bencana bagi pasar minyak dunia semakin lama gangguan ini berlangsung, dan semakin drastis konsekuensinya bagi ekonomi global,” ujar presiden dan CEO raksasa minyak Saudi Aramco, Amin H Nasser, kepada wartawan.

“Sangat penting agar pengiriman barang kembali beroperasi di Selat Hormuz.”

Perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran telah menyebabkan guncangan pasokan energi terbesar dalam beberapa dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved