Bantu Pertahanan Teluk, Australia akan Kirim Rudal ke UEA dan Pesawat Pengintai

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:12 WIB
loading...
Bantu Pertahanan Teluk,...
Pesawat pengintai E7A Wedgetail. Foto/the war zone
A A A
CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese mengatakan Australia akan mengerahkan pesawat pengintai jarak jauh dan mengirimkan rudal udara-ke-udara untuk membantu negara-negara di kawasan Teluk mempertahankan diri dari serangan Iran. Langkah ini dilakukan seiring perang yang semakin sengit antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.

“Konflik Iran di Timur Tengah dimulai lebih dari seminggu yang lalu, dan serangan balasan Iran terus meningkat, sudah pada skala dan kedalaman yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Dua belas negara di seluruh kawasan, dari Siprus hingga Teluk, terus menjadi sasaran,” kata Albanese dalam konferensi pers pada hari Selasa.

Ia mengatakan Angkatan Udara Kerajaan Australia akan mengirimkan pesawat pengintai E7A Wedgetail dan personel pendukung untuk “melindungi dan mengamankan wilayah udara di atas Teluk” selama empat pekan ke depan, dan membantu kawasan tersebut dengan “pertahanan diri kolektifnya”.

Australia juga akan mengirimkan rudal udara-ke-udara jarak menengah canggih ke Uni Emirat Arab, katanya, setelah melakukan panggilan telepon dengan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan.

Albanese menyebutkan 115.000 warga Australia yang tinggal di Timur Tengah – di antaranya, 24.000 di UEA – sebagai faktor utama di balik pengerahan aset militer.

“Membantu warga Australia berarti juga membantu Uni Emirat Arab dan negara-negara Teluk lainnya mempertahankan diri dari serangan yang tidak beralasan,” ujarnya kepada wartawan, menekankan pengerahan tersebut hanya untuk tujuan defensif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Kesaksian Pilot Jet...
Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat
Rekomendasi
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Untuk Lawan Rusia, AS...
Untuk Lawan Rusia, AS Kirim 90 Rudal Patriot dari Israel ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved