2 Dekade Kaji Perang AS, Ini 6 Keunggulan Pertahanan Mosaik Kunci Kemenangan Iran

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Runtuhnya rezim Saddam Hussein yang cepat tampaknya telah meninggalkan jejak yang dalam pada pemikiran strategis Iran. Teheran melihat seperti apa negara yang sangat terpusat ketika dihadapkan dengan kekuatan militer Amerika yang luar biasa: Struktur komando hancur, sistem terfragmentasi, dan rezim jatuh dengan cepat.

Alih-alih membuat militernya lebih bergantung pada kendali pusat, Iran bergerak menuju difusi. Alih-alih berasumsi bahwa mereka dapat menandingi superioritas konvensional AS atau Israel, Iran fokus pada bertahan hidup.

Doktrin Iran berasumsi bahwa setiap pasukan penyerang atau penjaja akan memiliki teknologi konvensional, kekuatan udara, dan kemampuan intelijen yang jauh lebih unggul. Menurut pemikiran Iran, jawabannya bukanlah konfrontasi simetris. Melainkan mengganggu keunggulan musuh, memperpanjang konflik, dan meningkatkan biaya untuk melanjutkannya.

4. Ada Peran Berbeda

Dalam praktiknya, doktrin tersebut menetapkan peran yang berbeda untuk berbagai institusi.

Tentara reguler, atau Artesh, diharapkan untuk menyerap serangan pertama. Formasi lapis baja, mekanis, dan infanterinya berfungsi sebagai garis pertahanan awal, bertugas memperlambat kemajuan musuh dan menstabilkan garis depan.

Unit pertahanan udara, menggunakan penyembunyian, penipuan, dan penyebaran, mencoba untuk mengurangi superioritas udara musuh sebisa mungkin.

IRGC dan Basij kemudian mengambil peran yang lebih dalam pada tahap konflik berikutnya. Tugas mereka adalah mengubah perang menjadi perang gesekan melalui operasi terdesentralisasi, penyergapan, perlawanan lokal, gangguan jalur pasokan, dan operasi fleksibel di berbagai medan, termasuk pusat kota, pegunungan, dan daerah terpencil.

Di sinilah Basij menjadi sangat penting. Awalnya didirikan atas perintah Ayatollah Ruhollah Khomeini, pasukan ini kemudian lebih terintegrasi ke dalam struktur perang IRGC. Setelah tahun 2007, unit-unitnya digabungkan ke dalam sistem komando provinsi yang mencakup 31 provinsi Iran, memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada komandan lokal untuk bertindak sesuai dengan kondisi geografis dan medan perang.

5. Faktor Otonomi Lokal

Otonomi lokal tersebut merupakan inti dari doktrin ini. Artinya, perang dapat berlanjut dari bawah bahkan jika kepemimpinan dari atas melemah.

Di luar pertempuran darat, angkatan laut memainkan peran mereka melalui taktik anti-akses di Teluk dan sekitar Selat Hormuz. Misi mereka adalah membuat pergerakan bebas menjadi berbahaya dan mahal melalui kapal serang cepat, ranjau, rudal anti-kapal, dan ancaman gangguan di salah satu koridor energi paling sensitif di dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved