Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Baru Iran yang Dibenci AS

Senin, 09 Maret 2026 - 11:25 WIB
loading...
Mojtaba Khamenei, Pemimpin...
Ayatollah Mojtaba Khamenei ditunjuk menjadi pemimpin tertinggi Iran. Dia merupakan sosok yang dibenci AS. Foto/Tasnim News
A A A
TEHERAN - Putra Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, telah dipilih oleh Majelis Pakar Iran sebagai pemimpin tertinggi menggantikan almarhum ayahnya. Penunjukan Mojtaba sebagai tanda bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali penuh atas negara Islam tersebut.

Mojtaba, ulama berusia 56 tahun, selamat dari serangan udara Amerika Serikat (AS)-Israel di Iran pada 28 Februari lalu—serangan yang menewaskan ayah dan beberapa kerabatnya.

Baca Juga: Mojtaba Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Trump: Dia Harus Dapat Persetujuan AS, Jika Tidak...

Seorang anggota majelis, Mohsen Heidari Alekasir, mengatakan dalam sebuah video pada hari Minggu bahwa seorang kandidat telah dipilih berdasarkan arahan Khamenei bahwa pemimpin tertinggi Iran harus "dibenci oleh musuh".

“Bahkan Setan Besar (Amerika Serikat) pun menyebut namanya,” kata Heidari Alekasir tentang penerus yang terpilih, beberapa hari setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Mojtaba adalah pilihan yang “tidak dapat diterima” baginya, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (9/3/2026).

Istilah "Setan Besar" sudah populer di Iran untuk ditujukan kepada AS. Sedangkan Israel disebut sebagai "Setan Kecil".

Mojtaba mengumpulkan kekuasaan di bawah ayahnya sebagai tokoh senior yang dekat dengan pasukan keamanan dan kerajaan bisnis besar yang mereka kendalikan. Dia menentang para reformis yang berupaya menjalin hubungan dengan Barat dalam upaya mereka untuk mengekang program nuklir Iran.

Hubungan dekatnya dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang berpengaruh memberinya pengaruh tambahan di seluruh aparatur politik dan keamanan Iran, dan dia telah membangun pengaruh di balik layar sebagai “penjaga gerbang” ayahnya, kata sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pemimpin tertinggi memiliki keputusan akhir dalam urusan negara, termasuk kebijakan luar negeri dan program nuklir Iran. Kekuatan Barat ingin mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir—klaim yang berkali-kali dibantah Iran dengan menegaskan bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan sipil.

Mojtaba mungkin menghadapi penentangan dari warga Iran yang telah menunjukkan kesiapan mereka untuk menggelar protes massal guna menekan tuntutan mereka akan kebebasan yang lebih besar meskipun terjadi penindakan berdarah oleh pihak berwenang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Kebakaran Pabrik Sepatu...
Kebakaran Pabrik Sepatu di China Tewaskan Setidaknya 28 Orang
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved