Bukan Gulingkan Rezim Iran, Trump Akan Kirim Pasukan AS untuk Merebut Uranium

Minggu, 08 Maret 2026 - 18:06 WIB
loading...
Bukan Gulingkan Rezim...
Bukan gulingkan rezim Iran, Trump akan kirim pasukan AS untuk merebut uranium. Foto/X/@CVN78_GRFord
A A A
TEHERAN - Presiden AS Donald Trump mengemukakan gagasan untuk mengirim pasukan darat ke Iran untuk merebut persediaan uranium yang diperkaya di negara itu. Itu sebagai bagian dari upaya untuk membongkar program nuklir Teheran.

“Mungkin suatu saat nanti kita akan melakukannya. Itu akan menjadi hal yang hebat,” katanya kepada wartawan saat pengarahan di atas pesawat Air Force One, dilansir Al Arabiya.

“Kita belum mengejarnya, tetapi itu adalah sesuatu yang bisa kita lakukan nanti,” katanya.

Beberapa kritikus perang AS-Israel terhadap Iran, yang diluncurkan Sabtu lalu, mengatakan bahwa serangan udara saja tidak mungkin mencapai tujuan yang dinyatakan, yaitu menghancurkan kapasitas militer Iran dan mencegahnya mengembangkan bom nuklir.

Ditanya tentang penggunaan pasukan darat secara umum, Trump tidak mengesampingkannya, dengan mengatakan: “Mungkinkah? Mungkin, untuk alasan yang sangat bagus—harus ada alasan yang sangat bagus.”

“Dan saya akan mengatakan jika kita pernah melakukan itu, mereka akan sangat hancur sehingga mereka tidak akan mampu bertempur di darat,” katanya.



Sebelumnya, Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan menghantam Iran “sangat keras” dan mengancam akan memperluas serangan untuk mencakup target baru.

“Hari ini Iran akan dihantam sangat keras!” tulis Trump di platform media sosial Truth miliknya.

“Di bawah pertimbangan serius untuk penghancuran total dan kematian yang pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah area dan kelompok orang yang belum dipertimbangkan untuk ditargetkan hingga saat ini.”

Komentarnya muncul setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pada hari Sabtu bahwa negaranya tidak akan pernah menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat.

Amerika Serikat dan Israel memulai kampanye mereka melawan Iran pada 28 Februari, dan sejak itu Iran telah merespons dengan serangan rudal dan drone terhadap Israel dan kepentingan AS di negara-negara regional, terutama di Teluk.

Pezeshkian dalam pidato yang disiarkan di televisi pemerintah meminta maaf kepada negara-negara Teluk terdekat atas serangan Iran, menambahkan bahwa Teheran tidak akan menargetkan negara-negara tetangganya kecuali serangan tersebut berasal dari mereka.

Trump dalam unggahannya merujuk pada permintaan maaf Pezeshkian, mengatakan Iran "telah meminta maaf dan menyerah kepada negara-negara tetangganya di Timur Tengah, dan berjanji bahwa mereka tidak akan menembak mereka lagi."

"Janji ini hanya dibuat karena serangan tanpa henti dari AS dan Israel," tulis Trump.

"Iran bukan lagi 'Pengganggu Timur Tengah,' melainkan 'PIHAK YANG KALAH DI TIMUR TENGAH,' dan akan tetap demikian selama beberapa dekade sampai mereka menyerah atau, kemungkinan besar, benar-benar runtuh!"
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Berita Terkini
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved