Perang Kian Sengit, Rusia Ungkap Iran Belum Minta Bantuan Apa Pun, Termasuk Senjata

Jum'at, 06 Maret 2026 - 19:00 WIB
loading...
A A A
Rusia menyebut serangan terhadap Iran sebagai "tindakan agresi bersenjata" dan upaya untuk "menggulingkan pemerintahan sah di Iran," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri pada hari Kamis.

Disebutkan bahwa Iran telah "dengan sengaja diprovokasi" untuk melakukan serangan balasan terhadap target di beberapa negara Arab, yang sangat disesalkan oleh pihak Rusia.

Menegaskan kembali seruan Moskow kepada semua pihak untuk segera menghentikan permusuhan, pernyataan tersebut mengatakan Rusia menganggap "serangan terhadap warga sipil dan objek sipil apa pun," baik di Iran maupun negara-negara Teluk, sebagai "sama sekali tidak dapat diterima."

"Pada saat yang sama, jelas bahwa satu-satunya cara untuk mencegah kawasan tersebut semakin terjerumus ke dalam destabilisasi adalah dengan mengakhiri agresi AS dan Israel, yang telah memicu reaksi berantai penderitaan bagi orang-orang Arab," tambah pernyataan kementerian tersebut.

Peskov juga mengatakan Moskow terbuka untuk melanjutkan pembicaraan damai dengan Ukraina dan sedang menunggu putaran berikutnya.

"Kami tetap terbuka untuk pembicaraan, kami tertarik pada pembicaraan tersebut, kami menunggu putaran berikutnya," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Gempa Besar Berkekuatan...
Gempa Besar Berkekuatan M6,7 Guncang Palu Sulteng
Jalani Pendataan Perdana...
Jalani Pendataan Perdana Sensus Ekonomi 2026, Bupati Bogor Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Gempa Besar M6,7 Guncang...
Gempa Besar M6,7 Guncang Palu, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved