Israel Tutup Masjid Al-Aqsa dan Larang Salat selama Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 - 22:30 WIB
loading...
A A A
“Realitas baru di al-Aqsa, yang selama ini kita khawatirkan, kini telah terwujud,” katanya.

“Ada perubahan dramatis yang diperkenalkan di bawah strategi terbaru, dan bukan hanya selama Ramadan. Ini termasuk mencegah dan melarang sejumlah besar karyawan Wakaf memasuki Masjid al-Aqsa, membatasi masuknya pengeras suara tertentu, dan tindakan lainnya.”

Masjid al-Aqsa, yang terletak di Kota Tua Yerusalem, adalah salah satu situs paling suci dalam Islam.

Selama beberapa dekade, masjid ini telah diatur di bawah pengaturan internasional yang melestarikan status keagamaannya sebagai situs eksklusif Islam.

Namun sejak pendudukan Zionis pada tahun 1967, Israel secara bertahap mengikis status tersebut melalui peningkatan pembatasan akses bagi warga Palestina dan Muslim, sementara memperluas kehadiran dan kendali orang Yahudi.

Pengendalian Israel atas Yerusalem Timur, termasuk Kota Tua, melanggar beberapa prinsip hukum internasional, yang menetapkan kekuatan pendudukan tidak memiliki kedaulatan di wilayah yang didudukinya dan tidak dapat melakukan perubahan permanen di sana.

Bersamaan dengan penutupan masjid, pasukan Israel telah memberlakukan pembatasan luas terhadap para pedagang di Kota Tua dan sekitarnya, memaksa banyak pedagang, selain toko makanan dan toko roti, untuk menutup usaha mereka.

Baca juga: Iran Kirim Kapal Perang Kedua ke Perairan Sri Lanka usai Serangan Kapal Selam AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom B-52...
Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh hingga Meledak Dahsyat, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Sudewo Klaim Namanya...
Sudewo Klaim Namanya Dicatut Soal Pemerasan Jabatan Perangkat Desa, KPK: Publik Bisa Cermati Dakwaan
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Brigade Al-Qassam dan...
Brigade Al-Qassam dan Al-Quds Bersatu Serang Tentara Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved