Jenderal Tertinggi AS: Perang Melawan Iran Masih Jauh dari Selesai
Kamis, 05 Maret 2026 - 11:45 WIB
loading...
A
A
A
Hegseth juga memutar video kapal selam serang AS yang menenggelamkan kapal perang Iran di Samudra Hindia dengan torpedo, penenggelaman kapal musuh pertama oleh pasukan AS sejak Perang Dunia II. Secara total, Amerika Serikat telah menghancurkan 20 kapal Iran.
“Kami telah menguasai wilayah udara dan perairan Iran tanpa pasukan darat,” kata Hegseth. “Kami mengendalikan nasib mereka.”
Namun, masih belum jelas berapa lama lagi pengeboman akan berlanjut atau bagaimana perang akan berakhir. Jenderal Caine mengatakan tujuan militer AS jelas: “Menghancurkan kemampuan Iran untuk memproyeksikan kekuatan di luar perbatasannya, baik hari ini maupun di masa depan.”
Yang kurang jelas adalah apa yang diperlukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa tujuan operasi ini adalah untuk mengganti pemerintahan Iran saat ini dengan pemerintahan yang lebih moderat atau, setidaknya, lebih bersedia untuk memenuhi tuntutannya terkait pengayaan nuklir, kemampuan rudal, dan pendanaan proksi di tempat-tempat seperti Lebanon dan Yaman.
Hegseth menyatakan bahwa hasil yang sebagian besar bersifat politis ini dapat dicapai melalui serangan udara tanpa henti. "Kita berjuang untuk menang," katanya.
“Kami telah menguasai wilayah udara dan perairan Iran tanpa pasukan darat,” kata Hegseth. “Kami mengendalikan nasib mereka.”
Namun, masih belum jelas berapa lama lagi pengeboman akan berlanjut atau bagaimana perang akan berakhir. Jenderal Caine mengatakan tujuan militer AS jelas: “Menghancurkan kemampuan Iran untuk memproyeksikan kekuatan di luar perbatasannya, baik hari ini maupun di masa depan.”
Yang kurang jelas adalah apa yang diperlukan untuk mewujudkan tujuan tersebut. Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa tujuan operasi ini adalah untuk mengganti pemerintahan Iran saat ini dengan pemerintahan yang lebih moderat atau, setidaknya, lebih bersedia untuk memenuhi tuntutannya terkait pengayaan nuklir, kemampuan rudal, dan pendanaan proksi di tempat-tempat seperti Lebanon dan Yaman.
Hegseth menyatakan bahwa hasil yang sebagian besar bersifat politis ini dapat dicapai melalui serangan udara tanpa henti. "Kita berjuang untuk menang," katanya.
(mas)
Lihat Juga :