Apakah Ada Pengkhianat Iran dalam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei?

Kamis, 05 Maret 2026 - 01:10 WIB
loading...
Apakah Ada Pengkhianat...
Apakah ada pengkhianat Iran dalam pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei. Foto/X/PopularFront_
A A A
TEHERAN - Setelah lebih dari tiga dekade sebagai pemimpin tertinggi Iran , Ayatollah Ali Khamenei, dibunuh dalam serangan udara AS dan Israel pada Sabtu pagi. Pertanyaan penting, apakah ada pengkhianat di Iran yang membantu CIA dan Mossad melacak Khamenei.

Pria yang memimpin negara dalam dua kapasitas sejak 1981 ini adalah tokoh kunci dalam revolusi Islam yang menggulingkan monarki Iran pada tahun 1979. Ia pertama kali menjabat sebagai presiden, kemudian sebagai pemimpin tertinggi setelah kematian pemimpin revolusioner Rohollah Khomeini pada tahun 1989.

Meskipun dipuji karena memimpin Teheran melalui perang berdarah selama delapan tahun melawan Irak pada tahun 1980-an dan membina ekonomi yang bertahan meskipun ada sanksi Barat, pemerintahannya dilanda protes massal terhadap pemilihan yang curang, pelanggaran hak asasi manusia, dan kesulitan ekonomi.

Baru-baru ini, protes pada bulan Desember dan Januari, yang meningkat dari demonstrasi oleh pemilik toko di Teheran atas inflasi hingga seruan untuk perubahan rezim di seluruh negeri, ditindas secara brutal oleh pasukan negara, yang mengakibatkan pembantaian.

Khamenei tewas di awal serangan, bersama dengan beberapa pejabat militer senior, termasuk dari unit tentara elit, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).

Hingga Senin, 787 orang telah dipastikan tewas di seluruh negeri, menurut Bulan Sabit Merah Iran. Setidaknya 165 siswi dan staf sekolah tewas dalam serangan terhadap sebuah sekolah di kota Minab selatan pada hari Sabtu.

Apakah Ada Pengkhianat Iran dalam Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei?

1. Khamenei Gelar Rapat di Pusat Kota Teheran

Serangan udara, yang menargetkan Khamenei dan para pejabat pertahanan utamanya, terjadi pada hari Sabtu sekitar pukul 09.40 di Teheran (06.10 GMT).

Khamenei terbunuh di lokasi pusat Teheran yang menampung kantor dan kediaman pemimpin tertinggi, presiden Iran, dan Dewan Keamanan Nasional negara itu.

Menurut The New York Times, yang mengutip sumber anonim yang mengetahui operasi tersebut, Badan Intelijen Pusat AS (CIA) telah mengumpulkan informasi tentang pertemuan Sabtu pagi di sana yang akan melibatkan Khamenei dan para petinggi militer negara itu. CIA kemudian membagikan informasi tersebut kepada Israel.

CBS, juga mengutip seorang pejabat anonim, melaporkan bahwa CIA membagikan data lokasi Khamenei kepada Israel.

Dalam pernyataan Presiden AS Donald Trump di Truth Social setelah pembunuhan Khamenei, ia menulis bahwa mendiang pemimpin tersebut "tidak dapat menghindari Sistem Intelijen dan Pelacakan Canggih kami dan, bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang dapat dilakukan olehnya, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya".

Tidak jelas apakah AS mencegat komunikasi telepon atau komunikasi digital lainnya, menggunakan citra satelit, atau menggunakan agen rahasia untuk mendapatkan informasi ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved