Inikah Kejutan Trump untuk Iran? AS Kirim Pesawat Pembom B-52

Rabu, 04 Maret 2026 - 07:55 WIB
loading...
Inikah Kejutan Trump...
AS kerahkan pesawat pembom B-52 ke Iran. Foto/X/@rkmtimes
A A A
WASHINGTON - Militer AS mengerahkan pembom B-52 dan telah menyerang lebih dari 1.700 target di seluruh Iran dalam 72 jam pertama Operasi Epic Fury.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) telah mengeluarkan pembaruan harian melalui lembar fakta.

Melansir Al Arabiya, jumlah total target meningkat dari 1.200 yang dipublikasikan, yang merinci 48 jam pertama operasinya.

Dalam perkembangan penting, lembar fakta juga mengungkapkan bahwa pesawat pembom B-52 digunakan selama serangan.

Baca Juga: Perlawanan Teheran Makin Ganas, Konsulat AS di Dubai Diserang Drone Iran

Pada hari Senin, Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine mengatakan bahwa CENTCOM akan menerima pasukan tambahan di kemudian hari. Tidak jelas kapan tepatnya pesawat pembom tersebut digunakan. Ini terjadi setelah pesawat pembom siluman B-2 dan B-1 digunakan dalam serangan sebelumnya.

Markas besar pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dihancurkan selama serangan awal. Target lainnya termasuk: Pusat Komando dan Kontrol; Markas Besar Gabungan IRGC; Markas Besar Pasukan Dirgantara IRGC; Sistem Pertahanan Udara Terpadu; Situs Rudal Balistik; Kapal Angkatan Laut Iran; Kapal Selam Angkatan Laut Iran; Situs Rudal Anti-kapal; Kemampuan Komunikasi Militer.

Sebelumnya, pasukan militer AS telah menghancurkan pos komando Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) serta pertahanan udara Iran dan lokasi peluncuran rudal, dalam perang Timur Tengah yang meletus selama akhir pekan, kata Komando Pusat AS pada hari Selasa.



“Pasukan AS telah menghancurkan fasilitas komando dan kendali Korps Garda Revolusi Islam, kemampuan pertahanan udara Iran, lokasi peluncuran rudal dan drone, dan lapangan terbang militer selama operasi berkelanjutan,” kata CENTCOM dalam sebuah unggahan X.

Sejak Sabtu, pasukan AS dan Israel sejauh ini telah menyerang ratusan target di seluruh Iran, termasuk rudal, angkatan laut, dan situs komando dan kendali Republik Islam.

Enam anggota militer AS sejauh ini telah diumumkan tewas dalam operasi tersebut.

Iran telah menembakkan rudal ke Israel, ke pangkalan AS di sekitar wilayah tersebut, dan juga ke target di negara-negara Arab regional – Bahrain, Yordania, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab – sesuatu yang disebut Trump sebagai "kejutan terbesar."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved