IRGC Klaim Bertanggung Jawab Serangan terhadap Kantor Netanyahu

Selasa, 03 Maret 2026 - 18:30 WIB
loading...
IRGC Klaim Bertanggung...
Iran meluncurkan rudal dari kapal perang. Foto/fars news agency
A A A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menargetkan kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin pagi (2/3/2026).

Menurut pernyataan IRGC, lokasi tersebut terkena serangan selama permusuhan yang sedang berlangsung antara Iran dan Israel. IRGC tidak memberikan rincian tentang jenis senjata yang digunakan atau tingkat kerusakannya.

Cabang militer Iran mengatakan pada hari Senin bahwa mereka tidak mengetahui nasib Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Selama gelombang ke-10 Operasi Janji Sejati 4, kantor perdana menteri Israel dan lokasi komandan angkatan udara menjadi sasaran Iran, kata IRGC dalam pernyataan.

Belum ada konfirmasi langsung dari pejabat Israel.

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengklaim Amerika Serikat (AS) siap berperang “selamanya” dengan persediaan amunisi yang “hampir tak terbatas.”

Pengamat militer telah mengidentifikasi ketersediaan amunisi – khususnya rudal pertahanan udara – sebagai faktor pembatas dalam kampanye AS-Israel yang sedang berlangsung yang bertujuan menggulingkan pemerintah Iran.

Dalam unggahan Truth Social pada hari Senin, Trump menepis kekhawatiran tersebut. “Perang dapat dilakukan ‘selamanya,’ dan sangat berhasil, hanya dengan menggunakan persediaan ini (yang lebih baik daripada senjata terbaik negara lain!),” tulisnya.

Baca juga: Cara Israel Bunuh Khamenei: Retas Kamera Lalu Lintas Teheran dan Ponsel untuk Melacak, lalu Dibom
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Momen PM Inggris Keir...
Momen PM Inggris Keir Starmer Tak Kuasa Menahan Tangis saat Umumkan Mundur
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved