Kebijakan Luar Negeri AS Selalu Mengikuti Keinginan Israel, Ini 4 Faktanya

Selasa, 03 Maret 2026 - 17:31 WIB
loading...
Kebijakan Luar Negeri...
Kebijakan luar negeri AS selalu mengikuti keinginan Israel. Foto/X
A A A
TEHERAN - Kebijakan luar negeri AS selalu mengikuti apa yang diinginkan Israel . Tuannya adalah Israel, sedangkan pelayannya adalah AS.

Kebijakan Luar Negeri AS Selalu Mengikuti Keinginan Israel, Ini 4 Faktanya

1. Terbujuk Ikut Menyerang Iran

Henry Ensher, mantan duta besar AS dan wakil asisten menteri luar negeri, mengatakan retorika yang muncul dari Washington DC bahwa ada "kebutuhan untuk menyerang Iran karena Israel akan melakukannya", akan memicu opini publik bahwa kebijakan luar negeri AS terikat pada "apa yang diinginkan Israel".

“Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa Israel memimpin kebijakan Timur Tengah kita,” kata Ensher.

2. Memperjuangkan Kepentingan Israel

Retorika dari pejabat AS mengenai alasan untuk menyerang Iran akan "memengaruhi kualitas tersebut dan akan berdampak", katanya, menambahkan bahwa Washington kemungkinan akan mengubah narasi tersebut.

“Saya menduga kita akan melihat lebih banyak pemerintah berbicara tentang kepentingan nasional AS dan mengapa perlu bertindak berdasarkan kepentingan tersebut, ke depannya,” kata Ensher.

“Kita sudah berada dalam perang regional yang lebih luas,” tambahnya.

3. Tidak Ada Ancaman Langsung ke AS

Anggota Kongres AS dari Partai Demokrat mengkritik klaim pemerintahan Trump bahwa serangan terhadap Iran dibenarkan karena ancaman yang ditimbulkan Teheran terhadap Washington, dengan mengatakan bahwa ancaman apa pun yang ditimbulkan adalah terhadap Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Mengapa Anak Yatim Begitu...
Mengapa Anak Yatim Begitu Istimewa di Mata Allah? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved