Cara Israel Bunuh Khamenei: Retas Kamera Lalu Lintas Teheran dan Ponsel untuk Melacak, lalu Dibom
Selasa, 03 Maret 2026 - 14:54 WIB
loading...
A
A
A
Seorang pejabat intelijen Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa jauh sebelum serangan itu, "kami mengenal Teheran seperti kami mengenal Yerusalem," menggambarkan "gambaran intelijen" yang padat yang dibangun melalui pengumpulan data yang melibatkan Unit 8200—unit intelijen sinyal yang direkrut oleh Mossad—, dan analisis oleh intelijen militer.
Israel juga menggunakan metode matematika yang dikenal sebagai analisis jaringan sosial untuk menyaring miliaran titik data dan mengidentifikasi pusat pengambilan keputusan dan target baru, kata seseorang yang mengetahui penggunaannya kepada Financial Times.
Menurut dua orang yang mengetahui masalah ini, intelijen Israel mengandalkan intelijen sinyal, termasuk kamera lalu lintas yang diretas dan jaringan telepon seluler yang ditembus, untuk mengonfirmasi bahwa Khamenei dan para pejabat senior hadir di kompleks tersebut pada pagi hari serangan itu.
Menurut laporan tersebut, pihak Amerika memiliki sumber manusia tambahan yang memberikan konfirmasi.
"Kami membidik mata mereka terlebih dahulu," tulis Financial Times, mengutip seorang pejabat intelijen. Baik dalam perang Juni maupun sekarang, pilot Israel telah menggunakan jenis rudal khusus yang disebut Sparrow, yang variannya mampu mengenai target sekecil meja makan dari jarak lebih dari 1.000 km—jauh dari Iran dan jangkauan sistem pertahanan udaranya.
Pembunuhan Khamenei adalah keputusan politik, bukan sekadar pencapaian teknologi, menurut laporan surat kabar tersebut.
Israel juga menggunakan metode matematika yang dikenal sebagai analisis jaringan sosial untuk menyaring miliaran titik data dan mengidentifikasi pusat pengambilan keputusan dan target baru, kata seseorang yang mengetahui penggunaannya kepada Financial Times.
Menurut dua orang yang mengetahui masalah ini, intelijen Israel mengandalkan intelijen sinyal, termasuk kamera lalu lintas yang diretas dan jaringan telepon seluler yang ditembus, untuk mengonfirmasi bahwa Khamenei dan para pejabat senior hadir di kompleks tersebut pada pagi hari serangan itu.
Menurut laporan tersebut, pihak Amerika memiliki sumber manusia tambahan yang memberikan konfirmasi.
"Kami membidik mata mereka terlebih dahulu," tulis Financial Times, mengutip seorang pejabat intelijen. Baik dalam perang Juni maupun sekarang, pilot Israel telah menggunakan jenis rudal khusus yang disebut Sparrow, yang variannya mampu mengenai target sekecil meja makan dari jarak lebih dari 1.000 km—jauh dari Iran dan jangkauan sistem pertahanan udaranya.
Pembunuhan Khamenei adalah keputusan politik, bukan sekadar pencapaian teknologi, menurut laporan surat kabar tersebut.
Lihat Juga :