Rusia: Perang Trump untuk Perubahan Rezim Iran Dapat Memicu Perang Dunia III!
Selasa, 03 Maret 2026 - 07:04 WIB
loading...
A
A
A
"Almarhum Ayatollah adalah bapak spiritual dari hampir 300 juta Syiah. Dan sekarang dia juga seorang martir," ujar pejabat Kremlin sekutu Presiden Vladimir Putin tersebut, yang dilansir Russia Today, Selasa (3/3/2026).
"Setelah kematiannya, tidak diragukan lagi bahwa Iran akan melipatgandakan upayanya untuk mengembangkan senjata nuklir,” kata Medvedev.
Ditanya apakah Iran dapat bertahan menghadapi konflik dan kematian para pemimpinnya, dia mengatakan biaya pembangunan kembali akan tinggi, tetapi Republik Islam akan berhasil.
“Ini membutuhkan konsolidasi sosial yang tinggi. Dan Amerika telah memberi mereka konsolidasi ini,” katanya.
Ketika ditanya apakah Rusia berisiko diserang di tengah negosiasi suatu hari nanti seperti yang terjadi pada Iran, Medvedev menjawab bahwa "hanya ada satu jaminan" bahwa hal itu tidak akan terjadi. "AS takut pada Rusia dan mengetahui biaya konflik nuklir," imbuh dia.
"Setelah kematiannya, tidak diragukan lagi bahwa Iran akan melipatgandakan upayanya untuk mengembangkan senjata nuklir,” kata Medvedev.
Ditanya apakah Iran dapat bertahan menghadapi konflik dan kematian para pemimpinnya, dia mengatakan biaya pembangunan kembali akan tinggi, tetapi Republik Islam akan berhasil.
“Ini membutuhkan konsolidasi sosial yang tinggi. Dan Amerika telah memberi mereka konsolidasi ini,” katanya.
Ketika ditanya apakah Rusia berisiko diserang di tengah negosiasi suatu hari nanti seperti yang terjadi pada Iran, Medvedev menjawab bahwa "hanya ada satu jaminan" bahwa hal itu tidak akan terjadi. "AS takut pada Rusia dan mengetahui biaya konflik nuklir," imbuh dia.
(mas)
Lihat Juga :