Cucu Pendiri Republik Islam Iran Minta Masyarakat Jangan Tinggalkan Jalanan dan Masjid

Senin, 02 Maret 2026 - 18:30 WIB
loading...
Cucu Pendiri Republik...
Hassan Khomeini minta rakyat Iran jangan tinggalkan jalanan dan masjid. Foto/X/@RTSG_News
A A A
TEHERAN - Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam dan calon potensial untuk posisi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya, telah mendesak warga negara untuk tetap berada di jalanan dan di dalam masjid.

“Jangan tinggalkan jalanan dan masjid sedetik pun. Kekuatan lunak kita, hati rakyat, dan kehadiran rakyat di tempat kejadian adalah apa yang telah membuat kita tetap di sini,” kata Khomeini, seperti dilaporkan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim.

“Mulai hari ini hingga akhir perang, merupakan kewajiban objektif bagi setiap orang untuk berada di masjid, memenuhi masjid,” katanya. “Benteng kita adalah masjid dan alun-alun kota. Setiap alun-alun harus diduduki oleh rakyat, sambil mengenakan pakaian hitam dan memegang bendera Imam Hussein di tangan mereka.”

Khomeini adalah cucu dari pendiri Republik Islam, Ayatollah Ruhollah Khomeini, yang memberinya legitimasi religius dan revolusioner.



Ia bertugas sebagai penjaga mausoleum Khomeini tetapi belum pernah memegang jabatan publik dan tampaknya memiliki sedikit pengaruh terhadap aparat keamanan negara atau elit penguasa. Ia dikenal kurang garis keras dibandingkan banyak rekan-rekannya dan dilarang mencalonkan diri untuk Majelis Pakar pada tahun 2016.

Sementara itu, ledakan baru terdengar di ibu kota Iran, Teheran, pada Senin pagi, dan media pemerintah mengklaim rentetan rudal mematikan menghantam kota Sanandaj di bagian barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Pakar: Penanganan Kasus...
Pakar: Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Jadi Ujian Besar bagi Kejagung
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Ibunda Vega Darwanti...
Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia, Irfan Hakim Ceritakan Momen Haru Terakhir
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved