4 Strategi Iran Melumpuhkan AS dan Israel, dari Kota Rudal hingga Perang Tanpa Batas

Selasa, 03 Maret 2026 - 12:25 WIB
loading...
A A A
Grup pengiriman kontainer Denmark, Maersk, mengatakan pada hari Minggu bahwa mereka menangguhkan semua penyeberangan kapal melalui Selat Hormuz.

3. Pasukan AS di Teluk: Lebih banyak daya tembak, lebih banyak target

Washington telah meningkatkan aset angkatan laut dan udara ke wilayah tersebut, membangun apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai salah satu konsentrasi daya tembak AS terbesar di dekat Iran dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu memperkuat kapasitas serangan dan pertahanan udara, tetapi juga meningkatkan daftar target potensial.

Pasukan AS tersebar di berbagai negara dan bergantung pada jaringan pangkalan, pusat logistik, dan pusat komando yang tidak semuanya dapat dilindungi pada tingkat yang sama, sepanjang waktu. Analis militer mengatakan bahwa menembus pertahanan di beberapa lokasi dapat mengubah perhitungan politik di Washington, meningkatkan tekanan pada negara-negara tetangga di kawasan tersebut, dan meningkatkan biaya untuk menjaga konflik tetap terkendali.


4. Pesan Teheran: Tidak ada perang 'terbatas'

Para pejabat Iran telah lama memperingatkan bahwa setiap serangan AS atau Israel di tanah Iran akan dianggap sebagai awal dari perang yang lebih luas, bukan operasi yang terkendali. Setelah pembunuhan Khamenei, pesan itu semakin mengeras.

IRGC telah menjanjikan pembalasan lebih lanjut, dan Iran telah mengisyaratkan kampanye daripada satu serangan dramatis: peluncuran terus-menerus ke arah Israel, dan apa yang digambarkan media Iran sebagai serangan di dekat fasilitas yang terkait dengan AS di lebih dari satu negara, bersamaan dengan ancaman tindakan di dalam dan sekitar jalur perdagangan utama.

Konflik juga dapat meluas melalui kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran, seperti Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman, yang keduanya telah mengutuk pembunuhan Khamenei dan mengisyaratkan keselarasan dengan Teheran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Ghana Lolos ke 32 Besar,...
Ghana Lolos ke 32 Besar, Skotlandia Tersingkir dan Steve Clarke Mundur
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved