Perlawanan Iran Sangat Berani! Trump: Durasi Perang Jadi 5 Minggu

Senin, 02 Maret 2026 - 14:26 WIB
loading...
Perlawanan Iran Sangat...
Donald Trump ungkap durasi perang melawan Iran menjadi lima pekan. Foto/X/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meningkatkan perkiraan durasi perang dengan Iran menjadi lima minggu.

Sebelumnya hari ini, ia mengatakan kepada seorang reporter bahwa ia selalu berpikir perang akan berlangsung selama empat minggu, dengan kemungkinan lebih singkat atau lebih lama.

Sekarang, ia mengatakan kepada ABC bahwa ia selalu berpikir perang dapat berlangsung selama empat atau lima minggu, sekali lagi mengklarifikasi bahwa perang dapat berlangsung lebih lama atau lebih singkat.

Meskipun Trump tampaknya lebih menyukai konflik singkat, daripada konflik Timur Tengah yang berkepanjangan yang tidak mungkin mendapatkan dukungan domestik yang luas, ia tampaknya telah mengubah pendiriannya mengenai intervensi asing dalam beberapa bulan terakhir setelah berkampanye secara agresif menentang gagasan tersebut setahun yang lalu.

Trump juga mengatakan kepada ABC bahwa AS telah mengidentifikasi calon potensial untuk menggantikan kepemimpinan saat ini, tetapi mereka telah tewas dalam dua hari pertama Operasi Epic Fury.



“Serangan itu sangat sukses sehingga melumpuhkan sebagian besar calon,” kata Trump. “Bukan siapa pun yang kita pikirkan karena mereka semua sudah mati. Peringkat kedua atau ketiga juga sudah mati.”

Trump juga bangga atas kematian Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, mengingat dua upaya pembunuhan yang dilaporkan oleh Republik Islam terhadapnya pada tahun 2024.

“Saya membunuhnya sebelum dia membunuh saya. Mereka mencoba dua kali. Nah, saya membunuhnya lebih dulu,” kata Trump.

Baca Juga: Arab Saudi Bantah Tudingan Diam-diam Melobi Trump untuk Menyerang Iran

Israel diyakini sebagai pihak di balik serangan yang menewaskan Khamenei pada hari Sabtu selama serangan gabungan dengan AS yang melancarkan konflik saat ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved