Eks Presiden Iran Ahmadinejad Dilaporkan Tewas Diserang AS-Israel, tapi Dibantah Partainya

Senin, 02 Maret 2026 - 07:59 WIB
loading...
A A A
IDF juga mengatakan bahwa sistem peringatan dini berfungsi sesuai rencana dan diaktifkan di area dampak sementara situasi sedang diselidiki.

Semua ini terjadi ketika Iran meningkatkan volume dan kecepatan serangan rudal balistiknya ke arah Israel pada Minggu pagi, dengan beberapa putaran peringatan sirene berbunyi di seluruh negeri satu demi satu sebagai tanggapan atas pengakuan Republik Islam tentang kematian pemimpin tertingginya, Ayatollah Ali Khamenei.

Meskipun Khamenei tewas pada saat-saat awal perang akibat sekitar 30 bom sekitar pukul 08.00 pagi hari Sabtu, respons yang lebih intens baru datang kemudian.

Republik Islam Iran baru mengakui kematiannya setelah pukul 03.00 pagi hari Minggu, dan tampaknya membutuhkan beberapa jam lagi untuk mengorganisir respons terkoordinasi penuh.

Meskipun IDF masih belum mengonfirmasi jumlah serangan rudal Iran, secara anekdot, kecepatan salvo dan volume ledakan pada Minggu pagi belum pernah terjadi sebelumnya untuk putaran pertempuran ini dan lebih sebanding dengan putaran serangan besar terburuk pada Juni 2025, beberapa di antaranya melibatkan hingga 200 rudal balistik.

Sebaliknya, pada hari Sabtu, jika sekitar 150 rudal mungkin telah ditembakkan ke Israel sepanjang hari, salvo tampaknya terbatas pada selusin atau paling banyak beberapa lusin rudal per salvo, tersebar di sekitar 10 salvo selama 24 jam.

Secara total, Teheran memasuki babak konflik terbaru ini dengan sekitar 2.500 rudal balistik.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Iran Tersingkir dari...
Iran Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Lolos Akibat Gol di Detik Terakhir
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Argentina Tundukkan...
Argentina Tundukkan Yordania 3-1, Messi Langsung Cetak Gol usai Masuk sebagai Pemain Pengganti
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved