Khamenei Tewas Dibom Israel, Dewan Kepemimpinan Iran Mulai Bekerja

Minggu, 01 Maret 2026 - 14:23 WIB
loading...
Khamenei Tewas Dibom...
Ayatollah Ali Khamenei tewas dibom Israel, Dewan Kepemimpinan Iran mulai bekerja. Foto/X/Press TV
A A A
TEHERAN - Kepala keamanan Iran , Ali Larijani, mengatakan proses transisi setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akan dimulai hari ini.

“Dewan kepemimpinan sementara akan segera dibentuk. Presiden, kepala peradilan, dan seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga akan memikul tanggung jawab hingga pemilihan pemimpin berikutnya,” kata Larijani, kepala badan keamanan tertinggi Iran, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, yang merupakan penasihat Khamenei, dilansir Times of Israel.

“Dewan ini akan dibentuk sesegera mungkin. Kami sedang berupaya untuk membentuknya secepat mungkin hari ini,” katanya dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh televisi pemerintah.

Iran telah mempersiapkan “semua skenario,” termasuk jalan ke depan, setelah kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menyusul serangan AS dan Israel, kata ketua parlemennya.



“Kami telah mempersiapkan diri untuk momen-momen ini dan telah mempertimbangkan semua skenario,” kata Mohammad Bagher Ghalibaf dalam sebuah video yang ditayangkan di televisi pemerintah, menambahkan bahwa Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah “melanggar garis merah kami” dan “akan menanggung konsekuensinya.”

Sebuah dewan telah dibentuk untuk memerintah Iran setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Baca Juga: Perang Iran vs AS-Israel Bikin Timur Tengah Mencekam: 7 Negara Tutup Wilayah Udara, 1.800 Penerbangan Dibatalkan

Dewan tersebut diabadikan dalam undang-undang di Republik Islam. Dewan tersebut terdiri dari presiden Iran yang sedang menjabat, kepala peradilan negara, dan anggota Dewan Penjaga yang dipilih oleh Dewan Kebijaksanaan Iran, yang memberi nasihat kepada pemimpin tertinggi dan menyelesaikan perselisihan dengan parlemen.

Presiden reformis Iran Masoud Pezeshkian dan kepala peradilan garis keras Gholamhossein Mohseni Ejei berada di dalamnya.

Hukum Iran menyatakan bahwa Majelis Pakar “harus, sesegera mungkin,” memilih pemimpin tertinggi yang baru.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan MoU Damai dengan AS, Iran: Kita Siapkan Semua Skenario
Rekomendasi
Jelang Lawan Senegal,...
Jelang Lawan Senegal, Kante Ultimatum Mbappe Cs
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved